Kementerian Kebudayaan Revitalisasi Benteng Somba Opu Sepanjang 600 Meter, Pemkab Gowa Siapkan Pemugaran Rumah Adat

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melakukan revitalisasi Benteng Somba Opu di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan target pengerjaan sepanjang 600 meter untuk melestarikan peninggalan sejarah Kerajaan Gowa sekaligus mengembangkan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, di Gowa, Selasa, menyampaikan bahwa revitalisasi tersebut merupakan langkah penting untuk menjaga kelestarian Benteng Somba Opu sebagai salah satu situs bersejarah yang memiliki peran besar dalam perjalanan peradaban Sulawesi Selatan.

Darmawangsyah mengapresiasi perhatian dan dukungan Kementerian Kebudayaan RI dalam upaya menyelamatkan serta mengembangkan kawasan bersejarah tersebut.

"Kami tentu bersyukur revitalisasi Benteng Somba Opu ini dapat dilaksanakan. Ini merupakan langkah luar biasa dari Kementerian Kebudayaan. Kami, masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya dan masyarakat Gowa khususnya, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan ini," ungkapnya.

Revitalisasi Benteng Somba Opu Ditargetkan Rampung Sepanjang 600 Meter

Darmawangsyah berharap seluruh pekerjaan revitalisasi struktur benteng sepanjang 600 meter dapat diselesaikan sesuai target agar pengembangan kawasan wisata sejarah tersebut dapat dilanjutkan secara berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan revitalisasi membutuhkan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Kementerian Kebudayaan RI, terutama dalam memastikan perawatan situs setelah pekerjaan selesai.

"Semoga pengerjaan sepanjang 600 meter ini dapat diselesaikan. Setelah itu, kita akan terus membangun kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian Kebudayaan untuk merawat Benteng Somba Opu agar menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Sulawesi Selatan," jelasnya.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa revitalisasi tersebut ditargetkan mencakup keseluruhan struktur benteng sepanjang 600 meter sehingga bagian-bagian benteng yang sebelumnya terpisah dapat kembali tersambung secara utuh.

"Pengerjaan revitalisasi ini ditargetkan secara keseluruhan sepanjang 600 meter, kita sama-sama mendukung pelaksanaan ini agar segera diselesaikan dan struktur benteng kembali tersambung secara utuh," katanya.

Fadli Zon menyebut revitalisasi Benteng Somba Opu sebagai bagian dari investasi kebudayaan yang tidak hanya bertujuan menjaga warisan sejarah bangsa, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pemkab Gowa Siapkan Anggaran Pemugaran Rumah Adat

Selain mendukung revitalisasi benteng, Pemerintah Kabupaten Gowa berkomitmen melakukan penataan dan pemugaran miniatur rumah adat yang berada di kawasan Benteng Somba Opu.

Darmawangsyah mengungkapkan bahwa rumah adat Kabupaten Gowa di kawasan tersebut belum pernah mengalami renovasi sehingga membutuhkan perhatian untuk mempertahankan kondisi dan nilai budayanya.

Pemerintah Kabupaten Gowa telah meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera menyusun dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pelaksanaan pemugaran.

Penyusunan DED ditargetkan selesai pada tahun berjalan agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran pemugaran pada tahun berikutnya sesuai kebutuhan biaya yang tercantum dalam dokumen tersebut.

"Termasuk kami, pemerintah Kabupaten Gowa sudah berkomitmen. Insyaallah setelah DED-nya selesai tahun ini, kami tahun depan masuk menganggarkan sesuai dengan jumlah DED yang memang sudah dipersyaratkan untuk membangun. Kami ingin melakukan pemugaran, bahkan dengan ukuran bangunan yang lebih besar," terangnya.

Penataan rumah adat tersebut diharapkan menjadi bagian dari pengembangan kawasan Benteng Somba Opu sebagai pusat pelestarian sejarah dan kebudayaan Sulawesi Selatan.

Benteng Somba Opu Didorong Jadi Pusat Edukasi dan Wisata Budaya

Fadli Zon menjelaskan bahwa pelestarian kebudayaan memiliki cakupan luas yang tidak hanya terbatas pada seni tari dan musik, tetapi juga meliputi bahasa, tradisi, adat istiadat, teknologi tradisional, permainan rakyat, hingga pangan lokal.

Karena itu, Kementerian Kebudayaan menginginkan Benteng Somba Opu dikembangkan menjadi kawasan multifungsi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu menjadikan kawasan benteng sebagai ruang pembelajaran sejarah sekaligus pusat aktivitas budaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Kami ingin Benteng Somba Opu dapat dikembangkan sebagai ruang belajar dan edukasi sejarah, pusat aktivitas kebudayaan, serta destinasi wisata sejarah, budaya, dan kuliner yang mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar tentunya," lanjutnya.

Kementerian Kebudayaan juga mendorong penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk pemugaran bastion atau bagian pertahanan benteng serta rumah-rumah adat Sulawesi Selatan yang berada di kawasan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menekankan pentingnya mempertahankan bentuk asli dan fungsi bangunan bersejarah agar nilai sejarah serta karakter kebudayaan Benteng Somba Opu tetap terjaga.

Fadli Zon Dorong Benteng Somba Opu Jadi Cagar Budaya Nasional

Fadli Zon berharap Benteng Somba Opu dapat diusulkan untuk memperoleh status sebagai cagar budaya nasional melalui mekanisme pengusulan dan pemenuhan persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Status tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan dan pelestarian situs yang menjadi bagian penting dari sejarah Kerajaan Gowa dan Sulawesi Selatan.

Selain dukungan pemerintah pusat dan daerah, Fadli Zon menekankan perlunya keterlibatan sektor swasta, individu, korporasi, serta komunitas penggerak kebudayaan dalam menjaga keberlanjutan revitalisasi Benteng Somba Opu.

Menurutnya, tanggung jawab pelestarian warisan budaya tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah karena membutuhkan partisipasi berbagai pihak dalam perawatan, pengembangan, dan pemanfaatannya.

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa ini adalah kerja bersama. Tidak mungkin hanya pemerintah saja. Ke depan, kita membutuhkan kolaborasi berbagai pihak demi kemajuan kebudayaan itu sendiri," ucapnya.

Melalui revitalisasi dan kolaborasi lintas sektor tersebut, Benteng Somba Opu diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai peninggalan sejarah sekaligus dikembangkan menjadi kawasan wisata budaya, edukasi, dan kuliner yang membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Sulawesi Selatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertama Kali Main Drama, Benidictus Siregar Konsultasi ke Ence Bagus
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Pastikan Stok BBM di Bali Aman Usai Ganjil Genap Pertalite Berakhir, Operasional SPBU Terus Dievaluasi
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Mahasiswa Berhasil Tumbangkan Penguasa, Selanjutnya Apa?
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cara Membuat STNK Digital di HP, Ini Caranya!
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Prabowo Hampir Disalip Anies Baswedan
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.