JAMBI, iNews.id - Kebakaran menghanguskan ruko yang digunakan sebagai warung kelontong di Jalan Raden Pamuk, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Selasa (27/10/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, seorang remaja berusia 15 tahun ditemukan tewas di dalam kamar mandi ruko yang terbakar.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi mengerahkan enam unit armada dan 30 personel untuk memadamkan api. Banyaknya material yang mudah terbakar di dalam ruko membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan barang-barang di dalamnya.
Kebakaran tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merembet ke bangunan lain di dekat lokasi kejadian.
Saat proses pemadaman berlangsung, petugas menerima informasi mengenai seseorang yang diduga masih terjebak di dalam ruko. Petugas pemadam kebakaran bersama polisi kemudian melakukan pencarian hingga menemukan korban berusia 15 tahun di dalam kamar mandi dalam kondisi tidak bernyawa.
Baca Juga:Komnas HAM Minta Aturan Turunan UU Reforma Agraria Jamin Hak Masyarakat AdatJenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk menjalani pemeriksaan sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Kiki mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki oleh kepolisian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu percikan api dari dalam ruko.
"Korban satu orang laki-laki. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan sudah dibawa ke rumah sakit," ujar Kiki di lokasi.
Api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam setelah kejadian. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Kiki menjelaskan, petugas sempat menghadapi kendala saat melakukan pemadaman karena banyak warga berkumpul di sekitar lokasi. Meski demikian, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke bangunan lain.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi memasang garis polisi di area ruko yang terbakar. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
#regional




