VIVA – Persija Putri melakukan pergantian pelatih kepala meski Indonesia Women's League (IWL) 2026/2027 baru berjalan dua pertandingan. Manajemen Macan Kemayoran menunjuk Ricky Nelson untuk menggantikan Muhamad Yusup Prasetiyo.
Keputusan tersebut diambil setelah Persija Putri gagal meraih kemenangan dalam dua laga awal. Mereka bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City Women, sebelum kalah tipis 0-1 dari Persikad Women.
Hasil itu menjadi bahan evaluasi manajemen. Namun, pergantian pelatih tidak semata-mata didasari pencapaian tim di lapangan, melainkan juga kebutuhan untuk memperbaiki dinamika internal skuad.
Sebelumnya, Muhamad Yusup sempat menjadi sorotan setelah melontarkan pernyataan mengenai salah satu pemain anyar Persija Putri yang dinilainya tidak sesuai dengan ekspektasi.
Manajer Persija Putri, Diky Soemarno, memastikan para pemain tetap fokus menatap pertandingan berikutnya. Ia juga menegaskan bahwa manajemen berupaya menyelesaikan persoalan internal dengan bijaksana.
"Dalam perjalanan sebuah tim, tekanan dan kekecewaan merupakan hal yang dapat terjadi. Tanggung jawab kami bersama adalah mengelolanya dengan baik," kata Diky.
Persija Putri kemudian mempercayakan Ricky Nelson untuk memimpin tim. Sosoknya bukan orang baru di lingkungan klub karena pernah menjabat sebagai asisten pelatih Persija pada era Mauricio Souza.
Ricky juga memiliki pengalaman menangani sejumlah klub sepak bola nasional. Ia tercatat pernah melatih Persipura Jayapura, Sulut United, hingga Persis Solo.
Manajemen berharap kehadiran Ricky dapat membawa suasana baru sekaligus mendongkrak performa Persija Putri dalam persaingan IWL musim ini.
"Kami memberikan kepercayaan kepada Coach Ricky Nelson untuk memimpin Persija Putri. Harapannya, beliau bisa membangun suasana tim yang positif," tutur Diky.





