BANDUNG, iNews.id - Polisi menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan maut di Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan dua orang tewas dan satu korban lainnya kritis.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung masih memeriksa para terduga pelaku untuk mengungkap kronologi kejadian dan mendalami peran masing-masing. Polisi belum mengungkap jumlah pasti orang yang telah ditangkap.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton mengatakan, penyidik juga menelusuri keterlibatan sekitar 30 orang yang disebut berada di lokasi saat pengeroyokan terjadi.
"Saat ini kami sudah mengamankan beberapa pelaku yang diduga ada kaitan dengan kejadian tersebut," ujar AKBP Anton, Selasa (27/10/2026).
Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut diduga bermula dari kesalahpahaman antara kelompok pekerja di lingkungan pasar, yakni kuli panggul dan juru parkir. Namun, polisi masih mendalami pemicu konflik serta keterlibatan masing-masing pihak.
Baca Juga:Komnas HAM Minta Aturan Turunan UU Reforma Agraria Jamin Hak Masyarakat AdatRekaman video amatir yang beredar memperlihatkan aksi pengeroyokan di kawasan pasar tersebut. Insiden itu berujung maut dengan dua korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya dilaporkan kritis.
Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik berupaya mengungkap seluruh pihak yang terlibat sekaligus memastikan motif di balik pengeroyokan tersebut.
#jabar




