Wall Street Menguat, Nasdaq Melesat 1,18% Didorong Reli Saham Teknologi

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa (27/10), didorong reli saham teknologi seiring optimisme terhadap kecerdasan buatan (AI) dan rencana penawaran umum perdana saham (IPO) Anthropic. Investor juga mencermati rapat kebijakan The Fed pekan ini.

Nasdaq Composite memimpin dengan naik 308,43 poin atau 1,18 persen ke 26.477,81. S&P 500 menguat 45,83 poin atau 0,60 persen ke 7.722,60, sedangkan Dow Jones naik tipis 15,99 poin atau 0,03 persen ke 52.377,57.

Sektor teknologi mencatat kenaikan terbesar, sementara sektor energi turun paling dalam seiring melemahnya harga minyak mentah di tengah negosiasi damai di Timur Tengah.

Saham Chip Pulih

Kabar IPO Anthropic mendorong saham semikonduktor menguat tiga sesi berturut-turut. Indeks Philadelphia SE Semiconductor melonjak 62,1 persen sepanjang tahun ini, jauh di atas kenaikan S&P 500 sebesar 12,8 persen. Namun, indeks itu masih turun lebih dari 20 persen dari rekor penutupan tertinggi pada 22 Juni.

CEO Horizon Investment Service, Chuck Carlson, menilai kabar itu memberi ruang bagi pemulihan saham AI.

“Berita mengenai Anthropic tampaknya memberikan sedikit reli pemulihan bagi saham-saham AI, terutama saham semikonduktor,” katanya, dikutip dari Reuters.

Kekhawatiran terhadap belanja AI yang dibiayai utang masih membayangi di tengah naiknya biaya pinjaman.

Meta Platforms menaikkan target penghimpunan dana ekuitas menjadi USD 97,5 miliar untuk ekspansi AI, yang terbesar dalam sejarah perusahaan. Sahamnya malah turun 1,6 persen.

Di sisi lain, data pesanan baru komputer dan peralatan periferal yang naik memperkuat tanda bahwa belanja AI masih kuat.

Keputusan The Fed

Hampir separuh perusahaan S&P 500 telah merilis kinerja kuartal III 2026, dan 83 persen di antaranya melampaui ekspektasi pasar menurut LSEG.

Saham Boeing anjlok 10,7 persen karena rugi kuartalan lebih besar dari perkiraan, dan Xylem turun 14,2 persen setelah memangkas proyeksi setahun penuh.

Sebaliknya, UPS naik 5,8 persen setelah menaikkan proyeksi pendapatan dan laba, dan Royal Caribbean menguat 5,5 persen setelah meningkatkan proyeksi laba.

Investor masih menanti laporan Microsoft dan Alphabet pada Rabu (28/10) serta Amazon pada Kamis (29/10).

Adapun The Fed memulai rapat Oktober pada Selasa. Menurut CME FedWatch, pasar memperkirakan suku bunga acuan tetap di kisaran 3,75-4 persen, dengan perhatian pada kemungkinan perubahan pada Desember.

“Tampaknya ada keyakinan yang lebih besar bahwa The Fed tidak akan mengambil tindakan apa pun dalam pertemuan kali ini,” ujar Carlson.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Cegah Rem Skutik Blong saat Turunan
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Minola Sebayang Luruskan soal Harta Gono-gini Ruben Onsu dan Sarwendah, Ini Penjelasannya
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Seskab: 265 Sekolah Rakyat hadir untuk perluas akses pendidikan
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Greenpeace Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Perusahaan Pemicu Kebakaran Gambut
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bursa Transfer AC Milan: Berpotensi Tinggalkan Manchester United, Rossoneri Pantau Situasi Bruno Fernandes
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.