Washington (ANTARA) - Departemen Luar Negeri AS akan menerbitkan visa bagi Flavio Bolsonaro, kandidat presiden Brasil yang kalah dalam pemilu, beserta keluarganya, sehingga mereka dapat memasuki AS, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS pada Selasa (27/10).
Pejabat tersebut mengonfirmasi keputusan itu saat menanggapi pertanyaan Anadolu.
Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan bahwa Bolsonaro telah meninggalkan Brasil menuju AS, meskipun pengadilan telah memberlakukan larangan bepergian terhadapnya.
Otoritas Brasil belum mengonfirmasi kepergiannya. Sementara itu, laporan mengenai keberadaan Bolsonaro masih simpang siur, termasuk kabar bahwa ia sempat mencoba melakukan perjalanan melalui Argentina.
Bolsonaro, yang membantah melakukan kesalahan, dilaporkan tengah diselidiki dalam sejumlah kasus, termasuk dugaan pencucian uang, pelanggaran aturan mata uang, serta pendanaan film biografi tentang ayahnya, mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Flavio Bolsonaro urung gugat hasil pilpres Brasil
Baca juga: Flavio Bolsonaro kabur ke AS setelah kalah dalam pilpres Brasil
Baca juga: Usai kalah pemilu, Bolsonaro hadapi penyelidikan dugaan pencucian uang
Pejabat tersebut mengonfirmasi keputusan itu saat menanggapi pertanyaan Anadolu.
Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan bahwa Bolsonaro telah meninggalkan Brasil menuju AS, meskipun pengadilan telah memberlakukan larangan bepergian terhadapnya.
Otoritas Brasil belum mengonfirmasi kepergiannya. Sementara itu, laporan mengenai keberadaan Bolsonaro masih simpang siur, termasuk kabar bahwa ia sempat mencoba melakukan perjalanan melalui Argentina.
Bolsonaro, yang membantah melakukan kesalahan, dilaporkan tengah diselidiki dalam sejumlah kasus, termasuk dugaan pencucian uang, pelanggaran aturan mata uang, serta pendanaan film biografi tentang ayahnya, mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Flavio Bolsonaro urung gugat hasil pilpres Brasil
Baca juga: Flavio Bolsonaro kabur ke AS setelah kalah dalam pilpres Brasil
Baca juga: Usai kalah pemilu, Bolsonaro hadapi penyelidikan dugaan pencucian uang





