Indonesia dan Singapura Bakal Bentuk Satgas untuk Kejar Perusahaan Penyebab Karhutla

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Singapura dan Indonesia berencana membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk mengejar perusahaan yang bertanggungjawab atas kebakaran hutan dan lahan.

Indonesia dan Singapura Bakal Bentuk Satgas untuk Kejar Perusahaan Penyebab Karhutla. (Foto: Kemlu)

IDXChannel - Singapura dan Indonesia berencana membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk mengejar perusahaan yang bertanggungjawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut merupakan hasil dari pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Arrmanatha Nasir dan mitranya dari Singapura, Vivian Balakhrisnan, di Jakarta pada Selasa.

Baca Juga:
Menlu Singapura Kunjungi Indonesia Hari Ini usai Pasokan Gas Dipangkas

Satgas tersebut akan memfasilitasi pertukaran informasi, kemitraan intelijen keuangan, dan kerja sama pengumpulan bukti lintas batas.

"Batas perbatasan tidak bisa melindungi pihak yang meraih keuntungan dari membakar hutan kita," kata Menlu Indonesia yang akrab disapa Tata dalam pernyataan pers bersama, dikutip pada Rabu (28/10/2026).

Baca Juga:
Arab Saudi Simpan Minyak Mentah di Singapura Mulai 2027

Menurut Tata, Singapura telah menawarkan untuk berbagi data tentang perusahaan yang terkait dengan karhutla.

“Asap dapat melintasi batas negara, begitu pula uang. Itulah mengapa kita harus mengikuti jejak uang yang ditinggalkan perusahaan-perusahaan ini,” kata Tata.

Baca Juga:
Jamaah Umrah Diimbau Direct Flight ke Arab Saudi, Hindari Transit Malaysia-Singapura

Balakrishnan mengatakan bahwa ia telah menjelaskan kepada mitranya tentang bagaimana negaranya akan mengambil tindakan terhadap perusahaan yang bertanggung jawab atas kabut asap, termasuk firma yang berbasis di Singapura.

Ia mengatakan Singapura menyetujui usulan Indonesia untuk membentuk satgas bersama, yang akan memungkinkan kedua negara untuk mengoordinasikan tindakan penegakan hukum dan berbagi informasi lebih erat untuk mencegah pelanggaran di masa mendatang.

(Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link CCTV Pantau Demo BEM UI 28 Oktober 2026, Cek Lalu Lintas di Bundaran HI
• 3 jam laludisway.id
thumb
Luhut Sebut Investor Timur Tengah Tertarik Family Office di Bali, Soroti Kepastian Hukum
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Komisi III Lanjut Bahas RUU Perampasan Aset di Masa Reses, Kini Undang Peradi-AAI
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
BNPB Kaji Tawaran Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter untuk Tangani Karhutla di Indonesia
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
5 Ciri Kepribadian Penyuka Dark Aesthetic
• 23 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.