Jakarta, VIVA – Perseteruan pengusaha Fitri Salhuteru dengan Dokter Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan sekadar saling sindir di media sosial, Fitri justru mengaku turun tangan membayar utang yang disebut-sebut milik Doktif kepada seorang warganet.
Pengakuan Fitri tersebut sontak mengundang perhatian publik. Pasalnya, aksi yang semula terlihat seperti bentuk pertolongan itu ternyata memiliki maksud lain, yakni mempermalukan sosok dokter yang selama ini dikenal vokal mengomentari dunia bisnis skincare.
Konflik Fitri dan Doktif sendiri telah berlangsung sejak 2024, ketika polemik bisnis produk perawatan kulit melanda Tanah Air. Fitri menuding Doktif menjadi salah satu pihak yang memicu kegaduhan dalam industri tersebut. Sejak itu, keduanya kerap terlibat aksi saling sindir di media sosial.
Belum lama ini, Fitri kembali mencuri perhatian lewat siaran langsung di akun Instagram pribadinya. Dalam kesempatan tersebut, seorang warganet menyampaikan keluhan mengenai utang yang diklaim belum dibayar oleh Doktif.
Alih-alih hanya menanggapi cerita tersebut, Fitri menawarkan diri untuk melunasi utang yang dimaksud. Ia bahkan meminta nomor rekening orang yang mengaku sebagai pemberi pinjaman.
"Berapa nomor rekening kamu, biar saya bayarin utangnya si Samira ke kamu," kata Fitri dalam unggahan Instagramnya, dikutip Rabu (28/10/2026).
Aksi pengusaha berusia 52 tahun itu kemudian ramai diperbincangkan. Tak sedikit yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk serangan baru terhadap Doktif di tengah perseteruan mereka.
Fitri Akui Tujuannya untuk Mempermalukan Doktif
Di tengah ramainya perbincangan, Fitri akhirnya menjelaskan maksud di balik tindakannya saat menjadi bintang tamu dalam sebuah talkshow yang dipandu Rian Ibram dan Caren Delano.
Dalam acara tersebut, Caren secara langsung mempertanyakan apakah tawaran membayar utang itu memang dimaksudkan Fitri untuk menyerang Doktif.
"Apakah sebenarnya nolongin bayar utang itu merupakan momen bagi kamu, buat nyerang Doktif?" tanya Caren.
Fitri pun memberikan jawaban yang cukup mengejutkan. Ia tidak menampik bahwa tindakannya tersebut memang bertujuan membuat Doktif merasa malu.
"Lebih tepatnya ya, mempermalukan sih," kata Fitri.





