Grid.ID – Pernahkah seorang anak menyadari ibunya sedang sedih, meski tak sepatah kata pun keluar dari mulut sang ibu? Hal-hal kecil seperti ini kerap menjadi gambaran kedekatan emosional antara anak dan orang tua.
Sisi tersebut turut hadir lewat karakter Suri yang diperankan Abigail Gabriella dalam film horor Hajatan Setan. Suri bukan hanya digambarkan sebagai anak yang polos, tetapi juga sosok yang begitu peka terhadap perasaan ibunya, Warni, yang diperankan Asri Welas.
Abigail mengungkapkan, Suri punya kepedulian besar terhadap sang ibu. Baginya, rasa sayang Suri bukan cuma terlihat dari keinginannya untuk selalu berada di dekat Warni, tetapi juga dari perhatiannya terhadap apa yang sedang dirasakan sang ibu.
“Suri itu anak yang I think she’s very innocent. Terus habis itu dia cares a lot about her mom, terus kayak dia bakal I think she would do anything buat Ibu Warni,” ujar Abigail saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (27/10/2026).
Hal yang membuat Suri terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah kepekaannya membaca emosi orang terdekat. Dalam hubungan keluarga, perhatian terkadang muncul bukan lewat percakapan panjang, melainkan dari kesadaran bahwa seseorang sedang tidak seperti biasanya.
Abigail pun menyoroti sisi tersebut sebagai salah satu hal paling menarik dari karakter Suri. Ia menilai Suri memiliki kesadaran tinggi terhadap perubahan emosi yang dirasakan ibunya.
“Yang paling menarik dari karakter Suri adalah dia nih punya awareness yang tinggi sama emosi yang lagi dirasain sama ibunya,” ungkap Abigail.
Ketika menyadari ada sesuatu yang berbeda, Suri akan langsung memikirkan keadaan ibunya. Reaksi itu tergambar dari ucapannya yang spontan mempertanyakan apa yang sedang terjadi pada Warni.
“Jadi kalau ibunya lagi ngerasa sesuatu, Suri kayak langsung, ‘Aduh, Mamaku kenapa nih? kayak Suri tuh punya sisi yang sangat amat peduli sama ibunya’” tuturnya.
Dalam kehidupan nyata, perhatian semacam ini bisa menjadi pengingat bahwa anak dan orang tua tak selalu harus mengungkapkan semua perasaan lewat kata-kata. Sikap yang sedikit berubah atau suasana hati yang berbeda, terkadang menjadi hal yang diperhatikan oleh orang terdekat.
Berbeda dari Suri yang peka terhadap perasaan ibunya, Warni justru berada dalam posisi yang membuatnya tak leluasa menyampaikan pendapat. Kondisi ini membuat hubungan ibu dan anak tersebut punya dinamika tersendiri di Hajatan Setan, terutama ketika Suri berusaha memahami apa yang sedang dirasakan sang ibu.
Di luar hubungan ibu dan anak tersebut, film ini mengangkat kisah mistis masyarakat yang melakukan ritual dan perjanjian dengan setan. Tradisi hajatan yang biasanya identik dengan perayaan justru menjadi bagian dari cerita horor yang menegangkan.
Selain Abigail Gabriella dan Asri Welas, film ini juga dibintangi Alika Jantinia, Gisellma Firmansyah, Ari Irham, Tanta Ginting, Indra Birowo, Masayu Anastasia, dan Karina Suwandi. Film Hajatan Setan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 3 Desember 2026. (*)
Artikel Asli




