-
-
-
-
-
Konten kreator kuliner Bobon Santoso buka suara terkait komentar yang menyebutnya datang ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) demi konten. Sebagai informasi, Bobon belum lama ini diketahui menggelar masak besar di beberapa titik di Kalimantan, antara lain di kawasan Tumbang Nusa (Kalimantan Tengah) serta Posko Guntung Damar di Banjarbaru (Kalimantan Selatan).
Diketahui, aksi sosial Bobon yang diberi nama Kuali Merah Putih itu dilakukannya untuk membagikan sekitar 3.000 porsi makanan per hari (seperti kari ayam dan capcai) bagi para relawan pemadam kebakaran, petugas, serta warga terdampak karhutla.
Sayangnya, aksi sosial Bobon Santoso dan timnya itu menuai cibiran dari warganet lantaran dianggap hanya memanfaatkan momen demi konten. Selain itu, ada yang mempermasalahkan higienitas makanan karena dimasak di area terbuka yang diselimuti kabut asap karhutla. Terkait hal ini, Bobon Santoso akhirnya memberikan klarifikasinya melalui unggahan di Instagram.
"Kalau beneran demi konten, gw gak bakalan mau datang masak besar ribuan porsi. Buat apa? Biaya masak berhari hari butuh ratusan juta, berangkatin tim banyak juga operasionalnya perlu ratusan juta. Kalo demi konten, Mending gw datang ama kameramen 2 orang, keliling keliling bikin konten, angkat selang, semprot semprot beres. Lebih hemat, lebih cepat, lebih demi konten ð Di Papua juga mending gitu..," tulis Bobon Santoso.
Bukan hanya menepis anggapan bahwa kunjungannya semata-mata demi konten atau mencari keuntungan finansial, Bobon juga menegaskan bahwa dirinya yang justru mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk aksi kemanusiaan tersebut. Walau begitu, Bobon tetap berterima kasih atas masukan dari warganet.
"Niatan kami baik, mungkin cara masak kami di area terbuka saat Karhutla tidak tepat. Maafin, terima kasih atas masukan kritiknya, kami benahi," ujarnya, di unggahan lain. (ND)





