Helvi Moraza Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menargetkan peningkatan kualitas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, khususnya untuk sektor produksi.
Menurut Helvi, langkah itu dibutuhkan untuk perluasan akses pembiayaan bagi pengusaha UMKM, meningkatkan pertumbuhan usaha, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
“Dengan sisa waktu hingga akhir tahun, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengakselerasi penyaluran KUR, khususnya pada sektor produksi, pencapaian target debitur baru, dan pemerataan penyaluran di Bali dan Nusa Tenggara,” katanya di Surabaya, dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).
Sampai 23 Oktober, Helvi memaparkan bahwa realisasi KUR nasional mencapai Rp262,4 triliun atau 91 persen dari target Rp290 triliun, dengan jumlah penerima sebanyak 4,07 juta debitur.
Selain itu, capaian debitur baru telah mencapai 118 persen dari target. Sedangkan penyaluran ke sektor produksi mencapai 66 persen, melampaui target 65 persen.
Helvi mengungkapkan, wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menyumbang Rp150,5 triliun atau sekitar 57 persen dari total realisasi KUR nasional. Namun, penyaluran masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
“Rinciannya, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat menyumbang sekitar 78 persen. Sedangkan Bali, NTB, dan NTT baru mencapai sekitar 12 persen,” ungkapnya.
Dia menilai, pemerataan penyaluran perlu mendapat perhatian bersama. Karena, porsi KUR sektor produksi di regional baru mencapai 61,1 persen.
“Ini masih di bawah target ya. Sementara realisasi debitur yang naik kelas atau graduasi baru mencapai 64 persen dari target,” tambahnya.
Untuk mengatasi tantangan itu, Kementerian UMKM akan meningkatkan kesiapan pengusaha UMKM mengakses pembiayaan melalui fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendampingan pencatatan keuangan, dan peningkatan literasi pembiayaan.
Pihaknya juga mendorong pemerintah daerah lebih aktif mengidentifikasi dan mengunggah calon debitur potensial ke Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), sekaligus mengintegrasikan program daerah dengan perluasan akses pembiayaan.(kir/ham/rid)




