Lagi! Houthi Bombardir Arab Saudi, Kilang Minyak hingga Bandara Jadi Sasaran, Pasokan Energi Dunia Terancam!

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kelompok Houthi di Yaman kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah target strategis di Arab Saudi. Kali ini, sasaran yang diklaim diserang meliputi kilang minyak Ras Tanura, fasilitas militer, hingga sejumlah bandara.

Eskalasi tersebut memicu kekhawatiran baru terhadap keamanan infrastruktur energi dan kelancaran pasokan minyak dunia di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan kelompoknya telah meluncurkan rudal balistik ke arah kilang minyak Ras Tanura. Fasilitas yang berada di pesisir Teluk Arab tersebut merupakan salah satu pusat pengolahan sekaligus ekspor minyak paling penting milik Arab Saudi.

Saree mengklaim serangan itu menyebabkan kebakaran di kompleks kilang. Namun, otoritas Arab Saudi belum segera memberikan konfirmasi langsung mengenai laporan serangan tersebut.

Di sisi lain, Bloomberg News, dengan mengutip seseorang yang mengetahui persoalan itu, melaporkan bahwa kebakaran di dekat terminal Ras Tanura telah berhasil dikendalikan.

Kabar tersebut menjadi perhatian karena Ras Tanura memiliki kapasitas pengolahan sekitar 550.000 barel minyak per hari. Kompleks ini juga dilengkapi terminal pengapalan yang berperan penting dalam mendistribusikan minyak Arab Saudi ke pasar internasional.

BACA JUGA:Kasus Kuota Haji Tambahan, Gus Yaqut Sebut BPK Tak Temukan Aliran Dana Satu Sen pun kepadanya

Jika fasilitas sebesar ini mengalami gangguan operasional, dampaknya tidak hanya berpotensi dirasakan oleh industri energi Saudi, tetapi juga dapat meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kestabilan pasokan minyak global.

Serangan terbaru terhadap Ras Tanura kembali menempatkan infrastruktur energi Arab Saudi dalam situasi rawan. Sebelumnya, pada awal perang Iran, kilang tersebut sempat menghentikan operasional untuk sementara sebagai langkah pencegahan.

Penghentian sementara itu menunjukkan bahwa ketegangan militer di kawasan dapat berdampak langsung terhadap aktivitas industri energi, bahkan ketika tingkat kerusakan fasilitas belum diketahui secara menyeluruh.

Ras Tanura memiliki posisi strategis dalam rantai pasok minyak Arab Saudi. Selain menjalankan fungsi pengolahan, kompleks tersebut menjadi bagian penting dari sistem ekspor minyak negara itu ke berbagai pasar dunia.

Karena itu, setiap laporan serangan terhadap fasilitas tersebut dapat memicu perhatian pelaku pasar, terutama apabila situasi keamanan berkembang hingga mengganggu produksi, penyimpanan, atau pengiriman minyak.

Meski demikian, dampak nyata terhadap pasokan minyak belum dapat dipastikan hanya berdasarkan klaim serangan. Tingkat kerusakan, durasi gangguan operasional, serta kondisi jalur pengapalan akan menjadi faktor penentu besarnya pengaruh terhadap pasar energi.

Serangan yang diklaim dilakukan Houthi disebut tidak terbatas pada fasilitas energi. Yahya Saree juga menyatakan kelompoknya menargetkan sejumlah objek militer dan fasilitas strategis di Arab Saudi.

Target yang disebut meliputi dua pesawat angkut militer di Bandara Najran, sebuah pangkalan udara di Khamis Mushait, gedung Kementerian Pertahanan di Riyadh, serta Bandara Abha.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dewan Pakar Pilih 4 Penerima DPD RI Awards 2026: Perdebatannya Luar Biasa
• 14 jam laludetik.com
thumb
Menko Polkam Dudung soal Demo 28 Oktober 2026: Sampaikan Aspirasi secara Damai
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Camila hadapi Brenda untuk pertahanan sabuk juara WBC keempat kali
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kopdes Merah Putih Jadi Pusat Distribusi Barang Subsidi, Ini Persiapan BUMN
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Stop Impor Singkong Beri Dampak Positif bagi Petani, Harga Naik Jadi Rp3 Ribu per Kg
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.