Masyarakat Makin Gemar Olahraga, Bisnis Sepatu Lari Ikut Tumbuh

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga dan gaya hidup sehat turut mendorong permintaan sepatu lari di Indonesia. Kondisi ini membuka peluang bagi industri perlengkapan olahraga, sekaligus meningkatkan persaingan antarprodusen dalam menjangkau konsumen dengan kebutuhan yang semakin beragam.

Brand Marketing Manager New Balance Joshua Prakoso Wibowo mengatakan, tren gaya hidup sehat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permintaan sepatu olahraga di Indonesia. Menurut Joshua, masyarakat kini semakin banyak melakukan aktivitas fisik, mulai dari lari hingga olahraga lapangan. “Kalau dari sisi produk, performance di Indonesia sedang naik,” kata Joshua. 

Joshua mengatakan, peningkatan permintaan tersebut juga tercermin pada perkembangan bisnis New Balance di Indonesia. Penjualan perusahaan disebut terus meningkat setiap tahun, meskipun Joshua tidak memerinci angka pertumbuhan maupun kontribusi masing-masing kategori produk. “Kalau dari grafiknya, kami setiap tahun meningkat.” 

Meski permintaan meningkat, persaingan di pasar sepatu olahraga juga berlangsung ketat. Joshua mengakui New Balance masih harus bersaing dengan berbagai merek lain yang menawarkan produk untuk kebutuhan serupa.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Di tengah kondisi tersebut, kategori sepatu olahraga berperforma tinggi menjadi salah satu fokus perusahaan di Indonesia. Joshua mengatakan, kategori tersebut berkembang seiring bertambahnya masyarakat yang menekuni olahraga lari.

Kebutuhan konsumen juga semakin beragam, mulai dari sepatu untuk latihan harian, peningkatan kecepatan, hingga perlombaan. Perbedaan kebutuhan tersebut membuat produsen menyediakan sejumlah model dengan karakteristik yang tidak sama.

New Balance, misalnya, memiliki lini SC Rebel untuk latihan kecepatan, SC Elite untuk kebutuhan kompetisi, serta 1080 yang digunakan untuk lari jarak jauh. Perusahaan juga terus memperbarui teknologi dan material pada sejumlah model sepatunya.

Joshua mengatakan, pembaruan produk masih akan berlanjut pada tahun mendatang. Namun, Joshua belum mengungkapkan rincian produk yang akan diluncurkan maupun target penjualan perusahaan pada 2027.

Selain produk, perkembangan komunitas lari turut menjadi pertimbangan dalam menentukan kegiatan pemasaran. Joshua menyebut Jakarta, Surabaya, dan Bali dipilih sebagai lokasi kegiatan tahun ini karena memiliki basis pengguna yang relatif besar.

Menurut Joshua, pasar produk olahraga tidak hanya terkonsentrasi di ketiga wilayah tersebut. Perusahaan mempertimbangkan kemungkinan menjangkau kota lain melalui kegiatan serupa pada tahun-tahun berikutnya.

Di luar kategori lari, New Balance memiliki produk untuk olahraga basket, sepak bola, dan olahraga lapangan. Namun, Joshua menyebut kategori lari masih menjadi salah satu fokus produk performance perusahaan di Indonesia.

Sementara itu, Senior General Manager Brand Marketing & Consumer Engagement SEA PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk Martina Harianda Mutis mengatakan, perbedaan kebutuhan pelari menjadi pertimbangan dalam memperkenalkan produk. Menurut Martina, konsumen perlu memahami karakter sepatu sebelum menentukan pilihan.

Pada 23-24 Oktober 2026, New Balance menggelar kegiatan Run Your Way di Jakarta dengan melibatkan sekitar 300 pelari dalam kegiatan lari bersama sejauh lima kilometer. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pengenalan lima model sepatu lari kepada komunitas dan pengunjung umum.

Kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 dan Bali pada 7–8 November 2026. Pemilihan kota tersebut mempertimbangkan basis pengguna produk perusahaan di masing-masing wilayah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membawa pengalaman mencoba sepatu New Balance lebih dekat kepada komunitas pelari. Kami percaya bahwa fitur dan teknologi sepatu perlu dirasakan secara langsung agar pelari dapat memahami karakter setiap model dan menemukan sepatu yang sesuai dengan kebutuhan serta tujuan lari mereka,” ujar Martina.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PU Gelontorkan Rp 21,4 T Pulihkan Sungai-Jalan Terdampak Bencana Sumatera
• 8 jam laludetik.com
thumb
Demo Ricuh Dekat Halte Tosari, Polisi Bermotor dan Bertameng Dikerahkan
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Rayakan Sumpah Pemuda, Xplore Indonesia Luncurkan Antologi Pemikiran Tokoh Nasional
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Innalillahi, Ulama NTB TGH Lalu Nurudin Marzuki Wafat Saat Pimpin Doa di Kongres Internasional Bahasa Sasak
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Impor Migas lewat Lemigas Masih Transisi, Bahlil: Tidak Pakai APBN
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.