Polisi sebut demonstrasi di Malioboro Yogyakarta ricuh pada malam hari

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Yogyakarta (ANTARA) - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menyebut aksi demonstrasi di kawasan Malioboro, Yogyakarta, berujung ricuh pada Rabu (28/10) malam dengan insiden pelemparan batu, petasan, dan kembang api.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY Kombes Pol Ihsan menduga terdapat dua gelombang massa yang menggelar aksi di kawasan Malioboro, yakni pada sore hari yang terpusat di Titik Nol Kilometer Yogyakarta dan pada malam hari yang berujung ricuh.

"Tadi sekitar pukul 17.30 WIB (massa aksi) telah membubarkan diri Titik Nol Kilometer Yogyakarta," kata Ihsan saat ditemui di halaman Gedung DPRD DIY, Rabu malam.

Baca juga: MRT Jakarta tutup pintu masuk Stasiun Dukuh Atas sementara selama demo

Namun, menurut dia, gelombang massa kedua yang tidak dikenal tiba-tiba mendatangi Gedung DPRD DIY dan diduga melakukan provokasi dengan melempar petasan ke arah petugas parkir di Jalan Perwakilan.

"Setelah massa membubarkan diri, kami sangat menyayangkan ya, ada sekelompok massa yang tidak dikenal yang tiba-tiba mendatangi Gedung DPRD DIY dan melakukan provokasi dengan melempar petasan dan kembang api," ujarnya.

Ihsan mengatakan insiden tersebut kemudian memicu keributan antara kelompok massa dan petugas parkir, sehingga personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan Gedung DPRD DIY.

"Melihat keributan tersebut, personel dari kami yang berada di wilayah Gedung DPRD, mengamankan Gedung DPRD, keluar untuk membubarkan agar keributan tidak semakin meluas," katanya.

Menurut dia, kelompok massa tersebut melakukan perlawanan sehingga anggota kepolisian mundur ke dalam gedung, sementara massa kembali melakukan pelemparan menggunakan batu, petasan, dan kembang api.

"Atas tindakan anarkis dari massa tadi, kami melakukan upaya pendorongan dengan melibatkan personel dari Dalmas untuk mendorong massa agar dapat keluar dari Malioboro," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah hormati aksi demo, tegaskan komitmen tangani isu publik

Ia menyebut situasi di sekitar kawasan Malioboro dapat diamankan sekitar pukul 22.00 WIB setelah personel kepolisian mendorong massa ke arah utara, menuju palang pintu kereta api hingga kawasan Jalan Mangkubumi dan Tugu Jogja.

"Kita dorong lagi, sekarang kalau tidak salah posisinya ada di sekitar Mangkubumi, kemudian posisi terakhir di seputaran Tugu Jogja," katanya.

Ihsan menyayangkan aksi yang berujung ricuh tersebut karena berpotensi mengakibatkan kerusakan fasilitas umum.

Ia mengatakan personel kepolisian masih berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kembali kericuhan.

"Kami memastikan petugas kami akan terus standby di sini untuk melakukan pengamanan, memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat maupun wisatawan yang ada di seputaran Malioboro," ujarnya.

Baca juga: Transjakarta setop sementara empat rute imbas unjuk rasa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenag Siapkan Materi LGBTQ Masuk Kurikulum, Target Mulai Akhir 2026 atau 2027!
• 8 jam laludisway.id
thumb
KAI Minta Maaf Usai KRL Bablas Tak Berhenti di Stasiun Sudirman
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Soal Insentif Mobil Hybrid, Ini Bocorannya
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Cegah Macet Nataru, Kemenhub Usul Pekerja WFH di Tanggal Ini
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.