Jakarta: Penyerang Dewa United Banten FC Rafael Struick, mengaku hanya ingin bekerja keras untuk menunjukkan performa terbaiknya bersama klub. Setelah ia lama absen membela Timnas Indonesia.
"Sejujurnya, saya tidak berharap apa-apa. Saya hanya berusaha untuk terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan saya di Dewa," kata Rafa di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, dilansir Antara, Kamis, 29 Oktober 2026.
Rafa, sapaan akrabnya, sudah lebih dari satu tahun tak mendapatkan panggilan timnas senior, dengan "Garuda Calling". Terakhir pada dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga melawan China dan Jepang pada Juni 2025.
Baca Juga :
Ronaldo Kalahkan Messi dalam Pemilihan Ballon d'Or of All TimeLalu, tak lagi mendapatkan panggilan. Bahkan, setelah nahkoda tim Garuda beralih ke John Herdman sejak awal 2026.
Nama pemain kelahiran Leidschendam, Belanda, itu memang masih beberapa kali mengenakan seragam timnas dalam satu tahun terakhir. Tetapi, itu bukan bersama timnas senior, melainkan bersama tim U-23 dan U-22.
Ilustrasi sepak Bola. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/YU/aa.
Meski sudah lama tak mengenakan jersi Merah Putih, Rafa menegaskan dirinya tak menyerah. Fokusnya kini menunjukkan penampilan terbaiknya setiap mendapatkan menit bermain bersama klubnya.
Musim ini Rafa tak pernah absen membela Dewa United Banten FC. Ia selalu tampil dalam tujuh laga di BRI Super League, yang lima di antaranya dimulai sebagai starter.
Dari tujuh laga itu, Rafa mencatatkan satu gol dan satu assist. Kontribusinya untuk Dewa United Banten FC membawa timnya menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan 14 poin, selisih empat poin dari pemuncak klasemen Persija Jakarta.
"Semoga performa dan kualitas permainan saya bisa terlihat, sehingga pelatih dapat menyadarinya. Saya selalu siap jika dipanggil," kata Rafa.




