Jakarta, VIVA – Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus berlanjut. Kemarin tim kuasa hukum eks member Cherrybelle itu menyerahkan 102 bukti.
Diketajui, sebelumnya Ruben telah menyerahkan 61 bukti melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang.
Dalam 102 bukti yang diserahkan Sarwendah, terdapat bukti rekaman video call Ruben Onsu dengan pria y yang dulu diunggahnya di media sosial.
Sempat mendapatkan tudingan bahwa bukti tersebut didapatkan dari bukti yang melanggar hukum, pihan Sarwendah tegas membantahnya.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu menyebut bukti rekaman video call itu didapat dari cara yang tak melanggar hukum.
"Tadi di dalam juga ada yang mempertanyakan terkait dengan bukti video yang sempat viral terkait dengan pembicaraan video call. Itu sempat dipertanyakan sama kuasa hukum," ujar Chris ke awak media, dikutip Kamis (29/10/2026).
"Tetapi hakim sepakat dengan kami bahwa sah-sah saja untuk kami mengajukan, karena kami mendapatkan izin dari salah satu pihak yang ada di situ," sambungnya.
Ia menegaskan jika bukti video itu melanggar hukum maka hal itu tentu akan dilihat oleh hakim.
"Jadi itu tidak melanggar hukum dan juga sudah dilihat oleh ahli bahwa video itu asli dan betul ya," ucapnya.
"Ya tanyakan ke hakim, enggak bisa kek kita ya. Standardnya mereka, mereka punya standard sendiri ya," lanjut Chris.
Pihak Sarwendah juga menyerahkan hasil pemeriksaan psikolog forensik terkait dugaan kekerasan terhadap anak.
"Dalam bukti psikolog forensik tidak ditemui adanya kekerasan terhadap anak," ungkap Chris.
Abraham Simon menambahkan bahwa dalam 102 bukti itu terdapat bukti Sarwendah yang sudah tidk mendapatkan biaya untuk anak-anaknya dari Januari 2026.
"Sejak Januari 2026 klien kami tidak lagi menerima biaya pemeliharaan dan pendidikan untuk anak-anak," ungkapnya.
Teekait hasil pemeriksaan psikolog forensik terhadap anak-anak dan Sarwendah, Chris Sam Siwu juga mengungkapkan bukti itu sudah diajukan.
Dari hasil pemeriksaan, Thalia dan Thania disebut menunjukkan fungsi perkembangan psikologis yang sesuai dengan tahap usia.
Hasil pemeriksaan psikologis Sarwendah juga memiliki kepribadian yang sesuai sebagai pengasuh.
"Psikolog juga melihat bahwa Sarwendah sangat penting bagi anak-anak dalam proses pengasuhan. Artinya, Sarwendah berhasil menjalankan fungsi pengasuhan," ujarnya.





