Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Ratusan Luka Berat!

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kecelakaan mengerikan yang melibatkan dua kereta cepat terjadi di dekat Urda, wilayah Castilla-La Mancha, Provinsi Toledo, Spanyol, pada Rabu (28 Oktober 2026).

Insiden tragis tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 68 orang dan menyebabkan ratusan penumpang mengalami luka-luka.

Kecelakaan yang terjadi sekitar 129 kilometer di selatan Madrid itu melibatkan kereta yang dioperasikan perusahaan Iryo dan Renfe. Kedua kereta tersebut secara keseluruhan mengangkut lebih dari 500 penumpang ketika tabrakan terjadi.

Selain korban meninggal, lebih dari 190 orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam sejumlah laporan awal. Beberapa korban mengalami cedera serius sehingga harus mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit di Castilla-La Mancha dan Madrid.

Besarnya jumlah korban membuat petugas darurat mengerahkan berbagai sumber daya untuk mengevakuasi penumpang dari lokasi kejadian. Sejumlah korban bahkan dilaporkan masih terjebak di antara reruntuhan gerbong.

Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui. Dugaan kesalahan manusia dan persoalan pengoperasian sistem perkeretaapian turut menjadi bagian dari penyelidikan, tetapi belum ada kesimpulan resmi yang memastikan faktor pemicu tabrakan.

Kecelakaan tersebut menjadi perhatian besar di Spanyol karena menimbulkan korban jiwa dalam jumlah tinggi dan mengganggu perjalanan kereta api di sejumlah wilayah.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, El País menyebutkan sedikitnya 108 orang terluka, termasuk 58 orang dalam kondisi serius, berdasarkan informasi dari pusat komando darurat.

BACA JUGA:Bergolak! Iran Tolak Proposal Perdamaian dari AS Via Qatar, Apa Alasannya?

Sementara itu, Europa Press melaporkan 107 orang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Castilla-La Mancha. Sedikitnya 86 orang lainnya juga disebut menerima penanganan medis di wilayah Madrid.

Angka-angka korban luka yang dilaporkan sejumlah media menunjukkan perbedaan dalam pendataan awal. Karena itu, jumlah keseluruhan korban masih perlu mengacu pada pembaruan resmi dari otoritas terkait.

Dalam laporan yang sama, empat jenazah disebut masih terjebak di antara reruntuhan gerbong. Kondisi tersebut menambah sulit proses evakuasi karena petugas harus memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi dengan aman.

Operator Iryo menyatakan keretanya ditabrak dari belakang oleh kereta yang dioperasikan Renfe. Benturan itu menyebabkan dua gerbong paling belakang tergelincir dari rel dan terguling ke tanggul.

Dampak tabrakan tersebut membuat proses evakuasi berlangsung dalam situasi yang kompleks. Petugas harus menangani korban luka, mengevakuasi penumpang, serta memeriksa bagian gerbong yang rusak akibat benturan.

Lonjakan jumlah korban membuat sejumlah fasilitas kesehatan harus mengubah prioritas pelayanan. Rumah sakit di Toledo, Ciudad Real, dan Alcázar de San Juan dilaporkan menghentikan sementara operasi terjadwal serta sejumlah prosedur medis rutin.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dwi Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anak Tiri Minta Maaf: Saya Khilaf
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Shopee Hadirkan Fitur Baru untuk Bantu UMKM Kelola Toko Ekspor
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
4 Rute Transjakarta Setop Sementara Imbas Demo di Jakarta Pusat
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Usai Antar Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Mitchell Baker Bawa Georgetown Kampiun di AS
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Karhutla Bisa Diprediksi 6 Bulan Sebelumnya? Ini Riset yang Disiapkan BRIN
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.