Pertamina Diversifikasi Pasokan Minyak Hadapi Risiko Geopolitik

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

PT Pertamina Patra Niaga memperkuat diversifikasi pengadaan minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga kesinambungan pasokan energi di tengah dinamika geopolitik global. Langkah ini dilakukan melalui kerja sama strategis dengan mitra internasional serta optimalisasi rantai pasok guna mengantisipasi berbagai tantangan di pasar energi global.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan perusahaan terus memperkuat aspek pasokan dan kesiapan operasional untuk menjaga keandalan layanan energi kepada masyarakat. Upaya mitigasi dilakukan secara terukur dengan mengedepankan keselamatan, tata kelola yang baik, dan keandalan operasional.

“Kami terus melakukan berbagai langkah penguatan, baik dari sisi pasokan maupun operasional, untuk mengantisipasi berbagai tantangan dan menjaga keberlangsungan layanan energi kepada masyarakat,” ujarnya melalui keterangan tertulis dikutip Kamis (29/10).

Selain diversifikasi pasokan, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan infrastruktur distribusi yang mencakup 125 Fuel Terminal dan Integrated Terminal, 72 Aviation Fuel Terminal, 40 Terminal LPG, delapan fasilitas Floating Storage Fuel, serta tiga Floating Storage LPG. Jaringan tersebut menjadi penopang penyaluran energi ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan tantangan geografis dan akses transportasi yang kompleks.

Infrastruktur tersebut mendukung penyaluran energi ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan tantangan geografis dan akses transportasi yang kompleks. Selain memperkuat pasokan dan infrastruktur, Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan kesiapan operasional, memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan pelayanan di lapangan untuk memastikan distribusi energi berjalan andal dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Mars Ega menambahkan, komitmen Pertamina Patra Niaga tidak hanya memastikan ketersediaan energi, tetapi juga memastikan energi dapat diakses dan diterima masyarakat, dengan harga yang terjangkau sesuai ketentuan, serta memperhatikan keberlanjutan.

“Bagi kami, Availability, Accessibility, Acceptability, Affordability, dan Sustainability merupakan prinsip utama dalam penyediaan layanan energi” ujarnya.

Dia menambahkan, langkah ini adalah komitmen perusahaan yang dijaga melalui penguatan pasokan, peningkatan kesiapan operasional, dan optimalisasi pelayanan di lapangan. Kami akan terus melakukan langkah-langkah antisipatif agar layanan energi kepada masyarakat tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Naik Hampir 2 Persen, Pasar Waspadai Eskalasi Konflik Iran
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Cara Memulai Olahraga Biar Lebih Rutin dan Konsisten
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Peringatan Dini Cuaca BMKG Jabodetabek Besok 30 Oktober 2026, Tangerang-Depok Waspada Hujan Lebat
• 49 menit lalukompas.tv
thumb
Gempa M5,0 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Awas Kena Sanksi! Ini 3 Tingkat Pelanggaran TKA SMA/SMK 2026
• 17 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.