Jepang ungkap tiga alasan memburuknya keamanan di Asia Tenggara

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Istanbul (ANTARA) - Jepang, Rabu (28/10), menyoroti “tiga alasan” di balik lingkungan keamanan yang “memburuk dengan cepat” di Asia Tenggara, seraya menjanjikan dukungan bagi ASEAN yang beranggotakan 11 negara.

“Bencana alam kini semakin parah, melumpuhkan sektor komunikasi, layanan kesehatan, dan transportasi secara bersamaan,” kata Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, dalam pertemuan gabungan menteri pertahanan ASEAN di Cebu, Filipina, negara yang saat ini memegang keketuaan ASEAN.

Selain bencana alam sebagai alasan pertama, Koizumi juga menyebut konflik di berbagai belahan dunia yang berdampak kepada rantai pasok dan pasokan energi sebagai alasan kedua, serta adanya pola keseimbangan militer yang bergeser dengan cepat sehingga meningkatkan risiko benturan serta kemungkinan terjadinya kesalahan perhitungan yang berbahaya sebagai alasan ketiga.

"Krisis-krisis ini tidak sekadar beradaptasi; mereka saling tumpang tindih dan memperkuat satu sama lain," kata Koizumi, seraya menekankan pentingnya "persatuan, sentralitas, dan ketahanan" ASEAN.

"Jepang menghargai ketiga aspek tersebut karena ketiganya merupakan barang publik internasional yang menjaga perdamaian, kemakmuran, serta kebebasan setiap negara untuk menentukan pilihannya sendiri," tuturnya.

Koizumi menyatakan bahwa negara-negara anggota ASEAN "sedang memperkuat kemampuan mereka sendiri untuk merespons dan melakukan pencegahan."

"Secara kolektif, ASEAN tengah menangani berbagai tantangan bersama, mulai dari penanganan bencana hingga keamanan maritim. Upaya-upaya ini saling melengkapi, dan Jepang... akan memberikan dukungan untuk keduanya," ujarnya.

"Tujuan kami sederhana: memperluas pilihan bagi ASEAN dan setiap negara anggotanya agar dapat memahami, memutuskan, serta bertindak secara mandiri," kata menteri pertahanan Jepang tersebut, seraya mendorong ASEAN dan Jepang untuk "memperbarui bidang-bidang kerja sama kita."

Dia berjanji bahwa Jepang "akan melakukan segala upaya" untuk mengubah "pilihan-pilihan" ASEAN menjadi "kekuatan nyata."

Pertemuan di Cebu City itu mencakup Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN (ADMM) ke-20 dan Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN Plus (ADMM Plus) ke-13, yang turut menghadirkan menteri pertahanan dari AS, China, Korea Selatan, Jepang, Australia, dan India, meski tahun ini China tidak mengirimkan menteri pertahanannya.

Sumber: Anadolu



Baca juga: Jepang-AS sepakat perkuat kerja sama keamanan

Baca juga: Kendaraan BYD dilarang masuk ke pangkalan militer AS di Jepang

Baca juga: Korea Utara sebut kapal selam nuklir Jepang sebagai dalih persenjataan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Hari Ini M6,1 Guncang Oksibil Papua Pegunungan, Tidak Berpotensi Tsunami
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK Usut Kasus Baru di Pemkot Bengkulu, Panggil Lagi Anggota DPRD Vinna
• 57 menit lalukumparan.com
thumb
Lalin Arah Bulungan Dialihkan Imbas Truk Gangguan Dekat Halte CSW
• 2 jam laludetik.com
thumb
BRI Raih Empat Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026 Berkat Kinerja Unggul
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Dishub Target Perbaikan Eskalator Stasiun Bojonggede Kelar Akhir November 2026
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.