Ekspor Gas Indonesia Dipangkas, Media Singapura Ungkap Kerja Sama Energi dengan Negara Lain

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Pemangkasan ekspor gas alam Indonesia ke Singapura menjadi perhatian media setempat di tengah upaya negara tersebut menjaga ketahanan pasokan energi.

Media Singapura, AsiaOne, mengulas langkah pemerintah Singapura dalam mengantisipasi potensi gangguan pasokan gas, mulai dari diversifikasi sumber energi hingga memperluas kerja sama dengan sejumlah negara.

Sebelumnya, Indonesia mulai mengurangi pasokan gas alam melalui pipa ke Singapura sebesar total 17 juta British thermal units per hari (BBTUD) pada akhir pekan.

Kebijakan tersebut dilakukan dengan alasan memprioritaskan kebutuhan energi dalam negeri.

BACA JUGA:Dikritik Malaysia-Singapura soal Kabut Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Tersinggung, Harus Dijawab Kerja Nyata

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga menyatakan pada 22 Oktober bahwa Indonesia siap mengevaluasi ekspor energi ke negara lain yang dinilai tidak kooperatif dan tidak menghormati Indonesia.

Dalam pemberitaannya, AsiaOne menyoroti respons otoritas Singapura yang menekankan kesiapan menghadapi perubahan pasokan energi tersebut.

Energy Market Authority (EMA) Singapura menyatakan pada 24 Oktober bahwa pengurangan pasokan gas dari Indonesia itu setara dengan kurang dari 2 persen dari total kebutuhan gas harian Singapura.

BACA JUGA:Respon Cepat Karhutla, Prabowo Bertemu Menlu Singapura di Hambalang

EMA juga menyebut Singapura memiliki rencana kontingensi untuk menghadapi pengurangan pasokan.

Dalam beberapa bulan terakhir, negara tersebut disebut pernah menghadapi pengurangan pasokan sebesar 20 hingga 100 BBTUD akibat pemeliharaan terencana maupun mendesak.

Menurut EMA, pengurangan pasokan sebelumnya dapat digantikan dengan sumber gas lain tanpa gangguan.

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong turut menyinggung persoalan tersebut dalam pidatonya di konvensi Partai Aksi Rakyat (PAP) pada 25 Oktober.

BACA JUGA:Kisruh Pangkas Gas Memanas! Diplomat Senior Singapura Lontarkan Peringatan Keras untuk Indonesia

Ia menyatakan bahwa pasokan gas melalui pipa dilindungi oleh kontrak komersial dan Singapura mengharapkan semua pihak memenuhi komitmen yang telah disepakati.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Airlangga Optimistis Rupiah Tak Tembus Rp19.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab Tekanan Nilai Tukar
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Harga Emas Galeri24 Hari Ini Kamis 29 Oktober 2026 Naik Rp21.000
• 56 menit lalukatadata.co.id
thumb
Tak Disangka, HP Android Microsoft Kini Bisa Menjalankan Sistem Operasi iPhone
• 31 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
KSP Listyo Imbau Massa Penyampaian Aspirasi Tidak Terprovokasi dan Anarkis
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Kia Carens EV Diperkirakan Rp382 Juta–Rp432 Juta, Mepet BYD M6
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.