Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transisi energi di bidang transportasi.
"PEVC 2026 merupakan wujud komitmen kolektif PERIKLINDO, bersama seluruh pemangku kepentingan untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam revolusi mobilitas listrik,” terang Moeldoko di kawasan Pecenongan Jakarta Pusat.
Moeldoko melanjutkan, konferensi ini menjadi wadah untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah, inovasi teknologi, dan kesiapan industri. Langkah tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem transportasi ramah lingkungan yang efisien, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Baca Juga :
Periklindo: Pemprov DKI Targetkan 10 Ribu Bus Listrik TransJakarta“Pada tahun 1928, putra-putri terbaik bangsa sudah memikirkan tentang masa depan Indonesia. Hari ini, tanggal 28 Oktober, kami tantang anak-anak muda Indonesia, memikirkan tentang masa depan Indonesia di sektor EV. Jangan sampai kita hanya jadi penonton di negeri sendiri,” tutur Moeldoko.
Ia menilai kendaraan listrik menjadi momentum bagi Indonesia untuk melakukan lompatan dalam pengembangan industri otomotif. Namun, Moeldoko menyayangkan respons Indonesia terhadap perkembangan industri EV yang dinilainya sedikit terlambat.
PEVC 2026 merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan pada 2024 dan 2025 di Bali. Kedua edisi sebelumnya berhasil menghimpun lebih dari 630 peserta, 41 pembicara global dan nasional, serta 31 sesi diskusi.
Baca Juga :
PEVS 2026: Hadirkan Lebih dari 38 Brand & Beragam AktivitasAcara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, serta pidato pembukaan dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie, dan Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza.
Agenda PEVC 2026 mencakup empat pilar diskusi strategis yang membahas perkembangan industri kendaraan listrik dari berbagai perspektif.
Baca Juga :
Apakah Fast Charging Aman untuk Baterai Kendaraan Listrik? Ini PenjelasannyaSesi kedua, The Next-Gen EV: Advanced Electrification & Autonomous Drive Technology, berfokus pada perkembangan teknologi kendaraan listrik generasi berikutnya, sistem berkendara otonom, dan baterai generasi mendatang.
Sesi ketiga mengangkat tema Green Commercial Fleet: Transforming Logistics with Electric Vehicles. Pembahasannya mencakup efisiensi operasional dan elektrifikasi sektor logistik serta kendaraan komersial.
Sementara itu, sesi keempat bertajuk Beyond Roads & Last-Mile: Optimizing Urban Delivery, Maritime, and Industrial Electrification. Diskusi ini mengeksplorasi penerapan elektrifikasi dalam pengiriman perkotaan, industri berat, sektor maritim, hingga penerbangan.
Melalui empat pilar tersebut, PEVC 2026 diharapkan dapat mempertemukan pemangku kepentingan untuk membahas peluang, tantangan, serta strategi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. (Autogear.id/Alun Segoro)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Industri Kendaraan Listrik Klik untuk baca: https://www.medcom.id/otomotif/mobil/GNGGpjdN-pevc-2026-dorong-indonesia-jadi-pemain-utama-industri-kendaraan-listrik
(UDA)





