Seorang tukang ojek pengkolan bernama Setiyadi (63) diduga menjadi korban pencurian sepeda motor setelah mengantarkan seorang penumpang ke RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta, pada Selasa (27/10/2026).
Motor dibawa kabur oleh penumpang yang sebelumnya meminjam kendaraan dengan alasan hendak membeli jus jambu. Penumpang itu minta diantar ke rumah sakit dengan alasan menjenguk istri sakit.
Pihak RSUD Dr Sardjito mencatat ada tiga kasus kejadian penipuan serupa yang terjadi di lingkungannya.
"Jadi (total) ada empat peristiwa itu terdiri dari peminjaman uang lalu kabur, peminjaman hp lalu kabur, dan modus nipu motor ojek pengkolan, dilakukan di luar area RS Sardjito. Yang keempat (kasus Setiyadi) modus sama dengan nomor tiga tapi dilakukan di depan gedung parkir Sardjito," kata Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan dihubungi kumparan, Kamis (29/10/2026).
"Jadi ada yang ketipu uang, ada HP, hingga motor," katanya.
Banu mengatakan terduga pelaku ifni menggunakan modus "adol welas" atau menjual kasihan dengan berpura-pura istrinya sakit. Padahal tidak ada istri maupun anggota keluarga yang dirawat di situ.
"Adol welas. Ternyata setelah kita lacak tidak ada keluarga pasien ini. (Lokasi RSUP Dr Sardjito) cuma sebagai modus aja posisinya," kata Banu.
RSUP Dr Sardjito juga menegaskan tidak terlibat dalam sederet kasus penipuan ini. Masyarakat diimbau tetap menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dengan disertai kewaspadaan.
"Jangan mudah percaya terhadap permintaan pinjaman uang, kendaraan, atau barang berharga dari orang yang belum dikenal, terlebih jika disertai janji imbalan yang tidak wajar," katanya.
Korban LansiaBanu mengatakan para korban mayoritas lanjut usia atau lansia. Kemungkinan pelaku juga memanfaatkan keterbatasan lansia dalam hal teknologi.
"Ojek pangkalan itu kan lansia, nggak punya hape malahan. Terus kedua diiming-imingi dibayar tiga kali lipat. Jadi ngantar ke Sardjito berapa Rp 30 ribu nanti akan dibayar Rp 100 ribu," ujarnya.
Banu mengatakan Sardjito mengatakan pihaknya telah berkoordinasi ke kepolisian terkait kasus penipuan ini.
Diberitakan sebelumnya, seorang tukang ojek pangkalan bernama Setiyadi (63) diduga menjadi korban pencurian sepeda motor di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, pada Selasa (27/10/2026). Peristiwa bermula ketika Setiyadi mengantarkan seorang penumpang laki-laki dari Tempel, Sleman, menuju rumah sakit tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.
Setibanya di parkiran rumah sakit pada pukul 15.20 WIB, penumpang tersebut meminta Setiyadi menunggu di masjid karena ia mengaku hendak menjenguk istrinya yang dirawat di lantai 5. Sekitar pukul 15.45 WIB, penumpang itu kembali dan meminjam sepeda motor Setiyadi dengan alasan ingin membeli jus jambu. Tanpa menaruh curiga, Setiyadi menyerahkan kunci motornya, tetapi penumpang tersebut tak kunjung kembali.
Akibat kejadian itu, Setiyadi kehilangan sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi AB 5083 FZ. Pihak keluarga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mlati untuk ditindaklanjuti.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan bahwa kasus dugaan pencurian tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polisi sedang mendalami kejadian untuk mengungkap pelaku dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai hasil penyelidikan.





