Pendapatan Microsoft Naik 19%, tapi Siapkan Program Pengunduran Diri Karyawan?

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Laba Microsoft melonjak hingga USD36,6 miliar di tengah besarnya investasi perusahaan dalam teknologi kecerdasan buatan (AI). Namun, di balik kinerja keuangan yang kuat, raksasa teknologi ini juga menawarkan program pengunduran diri sukarela kepada karyawannya.

Kondisi ini menyoroti dua hal yang tengah dihadapi industri teknologi, yaitu peluang bisnis dari perkembangan AI dan kebutuhan perusahaan untuk mengatur biaya operasional di tengah investasi yang terus membesar.

Microsoft mencatat hasil keuangan kuartalannya senilai USD92,3 miliar, naik 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba untuk tiga bulan hingga akhir September mencapai USD36,6 miliar.

Pertumbuhan pendapatan Microsoft didorong oleh bisnis cloud computing. Microsoft Cloud, rangkaian layanan teknologi berbasis cloud milik perusahaan, mencatat kenaikan pendapatan sebesar 30 persen.

Kinerja tersebut menunjukkan bahwa layanan cloud masih menjadi salah satu pendorong utama bisnis Microsoft, termasuk di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur untuk mendukung pengembangan AI.

Mengutip dari laman BBC pada Kamis, 29 Oktober 2026, CEO Microsoft, Satya Nadella, mengatakan perkembangan AI mulai memberikan dampak nyata di berbagai sektor industri. Ia juga menyoroti meningkatnya adopsi teknologi tersebut.

Meski demikian, Microsoft mengakui adanya sejumlah risiko yang dapat memengaruhi kinerja keuangan, termasuk besarnya investasi untuk AI dan ketidakpastian bisnis lainnya.
 

Baca Juga :

Sumbang 9,5% Investasi Nasional, Sektor Ekonomi Kreatif Masih Hadapi Tantangan Berat
  Microsoft Tawarkan Pengunduran Diri Sukarela kepada Karyawan
Di tengah kinerja keuangan yang meningkat, Microsoft juga menyiapkan program pengunduran diri sukarela bagi sekitar 60.000 pekerja yang memenuhi syarat. Program tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan menyesuaikan jumlah tenaga kerja dengan kebutuhan bisnis yang berubah.

Tawaran ini diperluas kepada karyawan di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan India. Microsoft menyebut program tersebut akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi perusahaan, sekaligus menyediakan dukungan finansial dan sumber daya perencanaan karier bagi pekerja yang memilih keluar.

Microsoft saat ini mempekerjakan lebih dari 220.000 orang di seluruh dunia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengatur struktur tenaga kerja ketika investasi di bidang AI terus meningkat.

Pergerakan saham juga menunjukkan bahwa investor merespons hasil keuangan perusahaan teknologi secara berbeda. Saham Microsoft naik hampir 2,9 persen dalam perdagangan setelah jam kerja di New York pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Sebaliknya, saham Alphabet, perusahaan induk Google, turun 9,75 persen setelah melaporkan penurunan laba bersih kuartalan sebesar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Pendapatan Microsoft Naik 19%, tapi Siapkan Program Pengunduran Diri Karyawan? Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/global/8N0X3jEN-pendapatan-microsoft-naik-19-tapi-siapkan-program-pengunduran-diri-karyawan

(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
61 Unit Armada Udara untuk OMC dan Water Bombing Disiagakan Padamkan Karhutla
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Wisata Alam di Bogor Dikembangkan dengan Konsep Konservasi dan Edukasi
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Orang Utan Ditemukan di Area Bekas Karhutla Kalteng, Alami Hernia di Perut
• 17 jam laludetik.com
thumb
Pria di Denpasar Ditusuk Orang Tak Dikenal, Korban Luka di Wajah hingga Dada
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
BAIC Bidik Pasar Sulsel Lewat GIIAS Makassar 2026, Tawarkan Diskon Mobil hingga Rp100 Juta
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.