SEMARANG, iNews.id - Polrestabes Semarang menyelidiki penyebab kematian Ayudiah Rivana Tridiandinita, atlet pencak silat asal Kota Semarang, Jawa Tengah. Ayudiah meninggal dunia setelah menjalani operasi jari tengah tangan kiri di Rumah Sakit (RS) Primaya Semarang.
Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang AKP Jumani mengatakan, petugas telah meminta keterangan dokter dan perawat yang bertugas saat operasi berlangsung.
"Langkah-langkah yang kita lakukan dengan meminta klarifikasi kepada dokter, di sini lebih khusus direktur berikut dengan perawat-perawat yang jaga saat itu," ujar AKP Jumani, Kamis (29/10/2026).
Pemeriksaan terhadap pihak rumah sakit dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Ayudiah. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apa yang terjadi setelah atlet tersebut menjalani operasi.
"Pada pukul 24.00 WIB perawat masih melihat korban bermain HP, kemudian pukul 03.00 WIB korban terlihat sudah tertidur kemudian pagi harinya pada Rabu pukul 05.30 WIB korban diduga sudah tidak ada," ucapnya.
Baca Juga:Pentolan OPM Hermanus Hogajau Tewas usai Kontak Tembak dengan Satgas TNIDia menyampaikan, penyelidikan tetap dilakukan meski tidak ada permintaan dari pihak keluarga. Menurutnya, kasus tersebut menyangkut hilangnya nyawa seseorang sehingga perlu ditelusuri untuk mengetahui penyebab kematian.
Ayudiah sebelumnya mengalami cedera pada jari tengah tangan kirinya setelah bertanding melawan atlet Kabupaten Batang. Cedera tersebut kemudian ditangani melalui tindakan operasi di Rumah Sakit Primaya Semarang.
Kasus ini menambah daftar atlet yang meninggal dunia setelah mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah. Sebelumnya, Syabila Rizky Putri Raharjo, atlet selam asal Kabupaten Jepara, juga meninggal dunia.
Polrestabes Semarang masih mendalami penyebab kematian Ayudiah, termasuk melalui keterangan tenaga medis yang bertugas saat operasi. Hasil penyelidikan diharapkan dapat menjelaskan penyebab pasti meninggalnya atlet pencak silat tersebut.
#jateng




