Sampit: Hujan yang mengguyur Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, belum sepenuhnya menghilangkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Asap tipis masih menyelimuti sejumlah kawasan, sementara kualitas udara tercatat dalam kategori tidak sehat.
Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Kamis 29 Oktober 2026, meski hujan lebat sempat turun pada Rabu pagi, kabut asap masih terlihat di sejumlah ruas jalan hingga kawasan Taman Kota Sampit pada Kamis. Aktivitas masyarakat pun tetap berlangsung seperti biasa di tengah kondisi udara tersebut.
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup pada Kamis pagi, kualitas udara di Sampit berada dalam kategori tidak sehat. Kondisi ini menunjukkan bahwa hujan yang turun belum sepenuhnya mengatasi dampak karhutla di wilayah tersebut.
Baca Juga :
Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah kawasan menjadi perhatian karena kualitas udara yang buruk dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. Warga diimbau tetap memperhatikan kondisi udara saat beraktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, penanganan karhutla juga terus menjadi perhatian di Kalimantan Tengah. Polda Kalteng meluncurkan 16 unit drone untuk memperkuat patroli udara, mendeteksi titik api, merekam aktivitas pembakaran lahan, serta mendukung proses penegakan hukum.




