Tabung Oksigen Meledak di Dalam Ambulance, 10 Tewas termasuk Pasien

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sejumlah ambulans terparkir di luar kamar jenazah menyusul kebakaran maut di rumah sakit Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS) di Islamabad, Pakistan, pada 26 Agustus 2026. (REUTERS/Akhtar Soomro)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sedikitnya 10 orang tewas setelah tabung oksigen meledak di dalam ambulans yang sedang terparkir di sebuah fasilitas kesehatan milik pemerintah di Pakistan selatan, Kamis (29/10/2026). Korban terdiri dari petugas medis, pasien, hingga anggota keluarga pasien, menurut keterangan polisi dan pejabat rumah sakit pada Kamis.

Kepala Kepolisian Distrik, Arif Aziz, mengatakan ledakan terjadi pada malam hari di Distrik Tharparkar, Provinsi Sindh.


Baca: Pemerintah 5 Negara Minta Warga Siaga Darurat, Stok Makanan-Air

Sementara itu, pejabat kepolisian setempat, Khalil Abro, menjelaskan bahwa sejumlah pasien sedang dipindahkan ke rumah sakit lain ketika ledakan terjadi. Salah satu korban tewas diketahui merupakan pasien.

Foto dan video yang beredar di media sosial serta ditayangkan televisi memperlihatkan ambulans dilalap api dengan salah satu pintunya terbuka. Gambar lainnya menunjukkan rangka kendaraan yang hangus di luar sebuah bangunan, sementara sejumlah orang berkumpul di sekitarnya.

Baca: Petaka Baru Sudah Tiba di India, 180.000 Orang Dievakuasi

Dilansir AP dan sejumlah media lokal, Presiden Pakistan Asif Ali Zardari menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa. Melalui pernyataan kantornya, ia meminta penyelidikan dilakukan secara cepat dan transparan untuk mengungkap penyebab ledakan tersebut.

Zardari juga mendesak pihak berwenang memperketat standar keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap para korban luka dapat segera pulih.

Insiden ini menambah catatan kecelakaan fatal di fasilitas kesehatan Pakistan. Pada Agustus lalu, kebakaran yang dipicu oleh ledakan pendingin udara menewaskan 14 bayi baru lahir di ruang perawatan bayi di Pakistan Institute of Medical Sciences, Islamabad.

Satu-satunya bayi yang berhasil diselamatkan dari ruangan tersebut akhirnya meninggal beberapa pekan kemudian. Dengan demikian, jumlah korban tewas dalam insiden itu meningkat menjadi 15 orang.

Baca: Potret Kereta Cepat Tabrakan, 68 Orang Tewas

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Pemulihan Fasilitas Kesehatan Sumatera Tunjukkan Progres Signifikan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pandu Sjahrir Buka Suara soal Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Denny Indrayana Cabut Gugatan di PTUN, Kubu Gibran Keberatan: Menunjukkan Ketidakseriusan
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
DKPP: Aduan Denny Indrayana dkk soal Ijazah Gibran Masih Diverifikasi
• 20 jam laludetik.com
thumb
Rokok dan Daya Beli Masyarakat, Seberapa Besar Pengaruhnya terhadap Belanja Kebutuhan Pokok?
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Tak Perlu Lagi Ribet Urus Izin, Bahlil Siapkan Terobosan Besar untuk Industri Migas RI
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.