SAMARINDA, iNews.id - Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Wolter Monginsidi, Gang 7, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026) sore. Sebanyak 12 rumah terbakar, sementara petugas pemadam kebakaran menghadapi kendala berupa akses jalan sempit dan keterbatasan pasokan air saat berupaya menjinakkan api.
Api mulai berkobar pukul 15.10 WITA dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Warga berhamburan menyelamatkan diri dan berusaha mengamankan barang-barang berharga sebelum api meluas.
Salah seorang warga, Nari (39), mengaku awalnya hanya melihat kepulan asap dari sebuah rumah kontrakan dua lantai di bagian bawah permukiman. Namun, saat turun untuk memastikan sumber asap, dia mendapati api sudah membesar.
“Awalnya cuma melihat asap. Saya turun, ternyata di bawah sudah penuh api. Saya sudah tidak mampu lagi,” kata Nari dikutip dari iNews Balikpapan.
Baca Juga:Kecewa Hasil Sidang, Massa Rusak Rumah Terdakwa Kasus Penganiayaan di TakalarNari juga sempat berupaya memadamkan api hingga mengalami luka bakar di bagian kepala. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran bersama relawan terus berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak merambat lebih luas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa lokasi kebakaran yang berada di kawasan perbukitan dengan jalan sempit menyulitkan petugas menjangkau titik api. Keterbatasan air juga menjadi kendala selama proses pemadaman.
“Kendalanya sangat sulit karena berada di perbukitan, jalannya sempit, dan air juga minim. Namun, kami mendapatkan suplai air dari intake PDAM yang berada di bagian atas lokasi,” ucapnya.
Untuk menangani kebakaran tersebut, petugas mengerahkan armada dari empat posko pemadam kebakaran. Sejumlah mobil tangki dan mesin pompa portabel milik relawan turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Data sementara mencatat, kebakaran berdampak terhadap 14 kepala keluarga atau 48 jiwa. Dua warga dilaporkan mengalami luka, sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga:Gempa Guncang Malang Malam Ini, Cek Kekuatan MagnitudonyaPenyebab pasti kebakaran masih diselidiki kepolisian. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari rumah yang ditinggal pemiliknya.




