Tinjau TN Bantimurung, Menbud Minta Geopark Maros Dijaga

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Makassar: Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menekankan pentingnya menjaga dan mengonservasi kekayaan alam serta keanekaragaman hayati sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya merawat warisan budaya Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Taman Nasional (TN) Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis, 29 Oktober 2026.

Kawasan konservasi ini merupakan bagian integral dari Geopark Maros-Pangkep yang telah resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark sejak 2023. Sebagai Ketua Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Fadli Zon menyoroti pentingnya menjaga komitmen pelestarian serta memenuhi seluruh ketentuan UNESCO dalam pengelolaan geopark secara berkelanjutan.

“Geopark ini memiliki kekayaan yang luar biasa, baik dari bentang alam, keanekaragaman hayati, maupun keunikan yang menjadi bagian dari identitas kawasan. Karena itu, kekayaan ini harus terus dijaga, dilindungi, dan dikonservasi. Sebagai UNESCO Global Geopark, kawasan ini juga memiliki tanggung jawab untuk memenuhi persyaratan pelestarian, edukasi, dan pelaporan secara berkala kepada UNESCO,” katanya di Kabupaten Maros, Kamis, 29 Oktober 2026.


Menteri Kebudayaan, Fadli Zon saat berkunjung ke Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis, 29 Oktober 2026. Istimewa. 

Fadli Zon juga menggarisbawahi keterkaitan historis kawasan Bantimurung dengan sejarah penelitian ilmiah dunia. Salah satunya adalah eksplorasi naturalis asal Inggris, Alfred Russel Wallace, yang pernah meneliti spesies kupu-kupu di lokasi tersebut pada 1857.

“Kupu-kupu Bantimurung merupakan salah satu kekayaan biodiversitas Indonesia yang sangat menarik. Kawasan ini pernah menjadi lokasi penelitian Alfred Russel Wallace dan memiliki keunikan spesies yang menjadi bagian dari kekayaan alam Sulawesi. Kita perlu memastikan bahwa keanekaragaman hayati ini tetap terjaga melalui perlindungan dan konservasi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung merupakan kawasan konservasi di Sulawesi Selatan yang secara administratif mencakup Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), dan Kabupaten Bone. 

Kawasan taman nasional ini memiliki luas sekitar 43.077,30 hektar dan dikenal dengan bentang alam karstnya, termasuk formasi menara karst yang menjadi salah satu ciri khas wilayah Maros-Pangkep. Geopark Maros-Pangkep memperoleh status UNESCO Global Geopark pada 2023. Kawasan ini memiliki nilai penting dari sisi geologi, keanekaragaman hayati, dan kebudayaan. 

Baca Juga :

 
Situs Leang Bulu Sipong 4 Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional
 
Selain menjadi habitat berbagai flora dan fauna, kawasan geopark juga menyimpan jejak kehidupan dan tradisi masyarakat setempat. Keterkaitan unsur geologi, hayati, dan budaya tersebut menjadikan pelestarian kawasan penting dilakukan secara terpadu.

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung juga dikenal sebagai The Kingdom of Butterfly atau Kerajaan Kupu-kupu. Penelitian Alfred Russel Wallace di Bantimurung pada 1857 turut
memperkenalkan kekayaan kupu-kupu kawasan ini kepada dunia melalui kajian sejarah alam. Hingga kini, keragaman hayati dan bentang alam karstnya menjadi bagian penting dari nilai konservasi sekaligus daya tarik penelitian dan wisata alam.

Sebagai UNESCO Global Geopark, Maros-Pangkep memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai geologi, hayati, dan budaya yang menjadi dasar pengakuannya. Upaya pelestarian tersebut mencakup konservasi, edukasi, dan pengembangan kawasan yang berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan keberadaan serta kehidupan masyarakat di sekitarnya.

"Kementerian Kebudayaan mengupayakan agar kekayaan alam dan budaya di kawasan Bantimurung Bulusaraung dan Geopark Maros-Pangkep dapat terus dilindungi melalui kolaborasi lintas sektor, sehingga kelestariannya terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang," jelasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenperin: Optimisme industri enam bulan ke depan tetap terjaga
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Pentingnya Edukasi dan Manajemen Risiko Sebelum Terjun ke Perdagangan Berjangka
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Sempat Diamankan Polisi saat Bentrok di DPRD DIY, 34 Orang Kini Kembali ke Rumah
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Tarif Listrik PLN November 2026 Tak Naik: Segini Biaya AC, Kulkas dan Mesin Cuci Sebulan
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Sikap Polisi Tangani Demo 28 Oktober di Bundaran HI Dinilai Mampu Jaga Situasi Tetap Kondusif
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.