Dari Ikan Sampai Garam, Ini Deretan Capaian Menteri Trenggono

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: PNBP hingga Ekspor Meningkat, Sektor Kelautan dan Perikanan Tunjukkan Kinerja Positif di Dua Tahun Prabowo-Gibran yang dirilis Kementerian Kelautan dan Perikanan Rabu (21/10/2026). (Dok. KKP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua tahun pemerintaha Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencetak sejumlah capaian dan penguatan di sektor kelautan dan perikanan. Mengutip keterangan resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), penguatan sektor ini terlihat pada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), volume produksi, kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), hingga nilai ekspor perikanan.

PNBP melonjak dari Rp2,208 triliun pada 2024 menjadi Rp2,405 triliun pada 2025. Data sementara tahun 2026 hingga per September, PNBP tercatat sudah mencapai Rp1,65 triliun, naik 5,52% secara tahunan.

Peningkatan pendapatan negara sejalan dengan kenaikan volume produksi perikanan nasional yang naik dari 23,56 juta ton pada 2024 menjadi 26,25 juta ton tahun 2025. Hingga triwulan III tahun 2026, tercatat produksi sudah mencapai 19,89 juta ton.


Dipimpin Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Sakti Wahyu Trenggono, sektor ini kemudian mencetak lompatan tajam kontribusi sektor perikanan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. PDB perikanan melonjak dari 0,68% pada 2024 menjadi 4,95% pada 2025, dan terus melesat hingga 6,86% pada triwulan II-2026.

Dari sisi perdagangan internasional, nilai ekspor yang naik dari US$5,95 miliar pada 2024 menjadi US$6,27 miliar tahun 2025. Sepanjang Januari-Agustus 2026, nilai ekspor sudah mencapai US$4,23 miliar.

Daya beli nelayan juga terus menguat, ditandai dengan peningkatan Nilai Tukar Nelayan (NTN) sebesar 4,6% secara tahunan menjadi 108,3 pada Januari-September 2026. Kesejahteraan ekonomi nelayan dalam tren positif, menunjukkan penerimaan melampaui pengeluaran.

Di saat bersamaan, konsumsi ikan di dalam negeri juga terus dipacu. Tahun 2025, konsumsi ikan nasional naik 3,04 menjadi 26,08 kg per kapita per tahun.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengamankan satu unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang kedapatan melakukan penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing di WPPNRI 711 perairan Laut Natuna. (Dok. Humas Ditjen PSDKP) Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengamankan satu unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang kedapatan melakukan penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing di WPPNRI 711 perairan Laut Natuna. (Dok. Humas Ditjen PSDKP)
Baca: Dorong Pembangunan KNMP, KKP Proaktif Dampingi Pemda Urus KKPRL

Swasembada garam nasional terus digenjot lewat program K-SIGN, proyek ladang garam raksasa seluas 616 hektare (ha) di Rote Ndao, NTT. Dan program intensifikasi tambak garam di 4 lokasi, yaitu di Indramayu, Cirebon, Pati, dan Sabu Raijua.

Trenggono juga mendorong budi daya ikan tematik di 2.000 lokasi, sedang dibangun di Jawa dan Lampung.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, kami berupaya mengelola sektor ini seproduktif mungkin, tentunya tanpa mengabaikan keberlanjutan ekosistem perikanan yang ada," kata Trenggono, dikutip Jumat (30/10/2026).

"Kami masih terus berupaya agar produktivitas terus bergerak naik, yang dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Saat ini fokus kami menjalankan enam program prioritas dari Bapak Presiden, yaitu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), budidaya perikanan darat tematik, kawasan industri garam nasional, revitalisasi tambak Pantura, budidaya udang terintegrasi, serta modernisasi kapal perikanan, untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja dan meningkatkan daya saing hasil perikanan kita di pasar domestik maupun global," tambahnya.

Dijabarkan, saat ini 100 KNMP telah beroperasi, sebanyak 1.269 unit lagi sedang dibangun. Dari fasilitasi ini, 719 ton ikan telah dikirim, dengan nilai mencapai Rp18,77 miliar.

Keberadaan KNMP turut mendongkrak pendapatan nelayan. Contohnya, pendapatan nelayan di KNMP Tongke-Tongke (Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan) melonjak dari yang semula Rp4 juta menjadi Rp7 juta/bulan. Dengan harga ikan melonjak 50% menjadi Rp45.000/kg.

Pembangunan KNMP mendorong pemerataan pembangunan Indonesia ke Timur. Di mana, totla akan ada 427 KNMP dibangun di NTT, Papua, dan Maluku.

Pembangunan Indonesia Timur juga dilakukan dengan pembangunan tambak budi daya udang raksasa, Tambak Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming/ISF) di Waingapu, Sumba Timur, NTT, seluas 2.000 ha. Termasuk, dengan tambak garam raksasa di Rote Ndao.

Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Sakti Wahyu Trenggono melakukan peninjauan sekaligus melihat langsung penandatanganan perjanjian kerjasama pembangunan modeling lahan garam, antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Bupati Rote Ndao di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Selasa (3/6/2025). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky) Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Sakti Wahyu Trenggono melakukan peninjauan sekaligus melihat langsung penandatanganan perjanjian kerjasama pembangunan modeling lahan garam, antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Bupati Rote Ndao di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Selasa (3/6/2025). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Baca: 3 Gebrakan Besar Trenggono: dari Garam, Kapal, Sampai Kampung Nelayan
Menjaga Laut

Tak hanya itu, Trenggono juga terus memacu upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Hingga Oktober 2026, kawasan konservasi laut Indonesia telah mencapai 31,6 juta hektare, dan pengawasan terhadap praktik illegal unreported unregulated (IUU) fishing pun gencar dilakukan.

Luas kawasan konservasi laut yang mencapai 31,6 juta hektare per Oktober 2026, melampaui target yang dipatok 30,juta ha. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan. Kawasan konservasi berperan melindungi habitat dan keanekaragaman hayati laut, sekaligus menjaga daya dukung stok ikan yang menjadi sumber penghidupan nelayan dan masyarakat pesisir.

Di sisi pengawasan, KKP mencatat jumlah kapal illegal fishing yang ditindak sebanyak 502 kapal, lalu ada 3,377 juta ekor benih bening lobster (BBL) yang diselamatkan dari penyelundupan, 174 rumpon ilegal ditertibkan, dan 137 pelaku pelanggaran pemanfaatan ruang laut ilegal ditindak. Data ini adalah kumulatif tahun 2025 hingga 2026, diperbarui tanggal 20 Oktober 2026.

Total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari pengawasan ini mencapai Rp16,03 triliun.

"Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo untuk menjaga laut kita, baik dari sisi kelestarian ekosistem maupun kedaulatan sumber daya perikanan," ujar Trenggono.

"Laut yang sehat dan terlindungi dari pencurian ikan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi nelayan dan generasi mendatang. Karena itu, KKP akan terus memperkuat pengawasan dan menjaga kawasan konservasi laut," katanya.

Baca: Ada KNMP Tongke-Tongke, Ikan Nelayan Langsung Dikirim ke Jakarta
Pemandangan Pelabuhan Tongke-tongke di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kini mengalami perubahan signifikan. (Dok. Humas KKP) Foto: Pemandangan Pelabuhan Tongke-tongke di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kini mengalami perubahan signifikan. (Dok. Humas KKP)


(dce/dce)
Saksikan video di bawah ini:
KKP Tingkatkan Produksi Perikanan dengan Modernisasi Pelabuhan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamat Politik Soroti Tuntutan Mahasiswa Trisakti soal Ekonomi dan Karhutla
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Video: Menteri Busan Tolak RI Hanya Jadi Pasar Produk Impor, Caranya?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Baintelkam Bentuk Tim Reaksi Cepat Peringatan Dini Strategis Disinformasi Digital
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi Pastikan Video Viral Dugaan Penculikan Anak di Banyumas Kesalahpahaman
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Hari Ini
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.