JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Yessi Arnaz Ferari mengimbau masyarakat untuk bisa mengenali situs resmi Perlindungan Sosial (Perlinsos) guna menghindari penipuan digital.
Pesan tersebut disampaikan di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
Langkah kewaspadaan ini krusial agar masyarakat, terutama yang belum terbiasa dengan teknologi, tidak mudah terperdaya oleh tautan palsu yang sengaja disebar oknum jahat.
"Kita perlu membagikan kewaspadaan bahwa jangan sampai masyarakat mengklik link yang salah padahal itu phising, pertama adalah pastikan bahwa layanan pemerintah itu domainnya adalah .go.id," kata Yessi dikutip dari Antaranews.
Saat ini, satu-satunya alamat web resmi untuk layanan bantuan tersebut adalah perlinsos.kemensos.go.id.
Baca Juga: Kemensos Kejar Target 48 Juta Keluarga Terdaftar di Perlinsos Digital pada Akhir 2026
Yessi menekankan keteledoran saat mengakses tautan palsu tidak hanya merugikan masyarakat dalam mendapatkan hak bantuan sosial, tetapi juga berisiko menyebabkan pencurian data pribadi yang vital.
Publik dapat memeriksa informasi terbaru tentang layanan ini lewat akun media sosial Kementerian Sosial selaku penanggung jawab program, yakni Instagram @kemensosri dan X @KemensosRI.
"Jadi masyarakat jangan sembarang main klik, harus dapat informasi yang benar-benar sesuai dengan sumbernya itu aja sih terkait dengan kewaspadaan ini," ujar Yessi.
Baca Juga: Perlinsos Digital Catat 13,2 Juta Keluarga Terdaftar, 641.222 Diusulkan Masuk
"Jangan sampai nanti warga gak tahu malah klik, salah link dan klik link phising dan berakhir data bocor," kata Yessi.
Ajak Jadi AgenDi samping aspek keamanan siber, Yessi juga mengajak warga yang melek teknologi untuk mendaftarkan diri secara sukarela sebagai agen Perlinsos melalui program Gerakan Nasional Peduli Tetangga.
Inisiatif dari Kementerian Sosial ini bertujuan untuk mendampingi warga sekitar yang kesulitan mendaftar atau perlu mengajukan sanggahan layanan secara digital.
Siapa pun dapat bergabung menjadi agen dengan mendaftar melalui situs web agent-perlinsos.kemensos.go.id.
Sistem Perlinsos digital ini dijadwalkan mulai berlaku secara nasional pada 10 November 2026 dan menargetkan pendaftaran sebanyak 50 juta Kepala Keluarga (KK).
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- Perlinsos
- Kemkomdigi
- situs resmi
- Kemensos
- Kementerian Sosial





