Anak Bisa Sekolah Belum Cukup, Kualitas Pembelajaran Jadi Tantangan Pendidikan Indonesia

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Punya kesempatan untuk bersekolah tentu menjadi hal penting bagi anak. Namun, pendidikan juga perlu memastikan bahwa mereka benar-benar memahami pelajaran dan memiliki kemampuan yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Persoalan pendidikan menjadi salah satu hal yang relevan ketika membicarakan masa depan Indonesia. Hal ini sejalan dengan acara Pasar Gagasan Indonesia Besok yang digelar Harian Kompas pada Rabu (28/10/2026) di Studio 2, Menara Kompas, Jakarta.

Melalui acara tersebut, sejumlah tokoh membicarakan berbagai persoalan yang perlu diperhatikan untuk membangun Indonesia ke depan. Salah satu gagasan yang disampaikan datang dari aktivis HAM, Usman Hamid yang mengajak masyarakat untuk berani membayangkan masa depan Indonesia dengan cara baru.

“Jadi, menurut saya, jangan pernah takut untuk membayangkan sesuatu yang baru tentang Indonesia. Mudah-mudahan itu salah satu pembelajaran penting dari Sumpah Pemuda,” ujar Usman Hamid ditemui di Palmerah, Jakarta Pusat Rabu (28/10/2026).

Pernyataan tersebut sejalan dengan semangat untuk memikirkan kembali berbagai hal yang perlu dibenahi demi masa depan Indonesia. Dalam bidang pendidikan, salah satu hal yang bisa menjadi perhatian adalah bagaimana memastikan anak tidak hanya bersekolah, tetapi juga mendapatkan pembelajaran yang berkualitas.

Salah satu tema yang diangkat dalam acara tersebut adalah “Belajar, Kerja, dan Bumi”. Tema ini mengajak publik melihat hubungan antara kesempatan belajar, kesiapan menghadapi dunia kerja, dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam konteks pendidikan, kesempatan bersekolah perlu diikuti dengan proses belajar yang berkualitas. Anak bukan hanya perlu mengenal huruf dan angka, tetapi juga memahami bacaan, mengolah informasi, serta menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk menghadapi persoalan sehari-hari.

Kemampuan tersebut menjadi bekal penting ketika anak tumbuh dan menghadapi lingkungan yang terus berubah. Proses belajar yang mendorong rasa ingin tahu dan pemikiran kritis juga dapat membantu mereka memahami berbagai persoalan di sekitarnya.

Kualitas pembelajaran sendiri tidak hanya bergantung pada murid. Peran guru, dukungan keluarga, lingkungan sekolah, serta ketersediaan bahan belajar turut mempengaruhi pengalaman anak selama menempuh pendidikan.

Akses terhadap buku dan sumber informasi juga dapat membantu anak memperluas pengetahuan di luar materi yang dipelajari di kelas. Namun, fasilitas tersebut perlu didukung dengan proses pembelajaran yang membuat anak mampu memahami dan menggunakan informasi secara tepat.

Pendidikan juga memiliki kaitan erat dengan kesiapan generasi muda memasuki dunia kerja. Kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan menyelesaikan masalah dapat menjadi bekal ketika mereka menghadapi berbagai kebutuhan dan perubahan dalam dunia profesional.

 

Selain pendidikan dan pekerjaan, tema “Belajar, Kerja, dan Bumi” juga mengangkat transisi energi yang berkeadilan serta perencanaan kota berkelanjutan. Sementara itu, tema “Negeri dan Nusa” membahas supremasi hukum, meritokrasi, transparansi, demokrasi, kebebasan sipil, dan otonomi daerah.

Melalui forum ini, publik diajak untuk tidak hanya memikirkan Indonesia hari ini, tetapi juga membayangkan perubahan yang dibutuhkan ke depannya. Dalam bidang pendidikan, salah satu tantangannya adalah memastikan anak tidak sekadar bersekolah, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang membantu mereka berkembang. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ganda Putra Habis, Indonesia Sisakan 4 Wakil di Perempat Final Hylo Open 2026
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Jadi Saksi di Sidang Dokter Tifa, Ade Darmawan Beri Keterangan soal Foto Jokowi
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Komdigi Siapkan SPLP untuk Integrasikan Ribuan Aplikasi Pemerintah
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Situasi Konflik, Timnas Batal Lawan 2 Negara Timur Tengah di FIFA Matchday November | SAPA MALAM
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Tapioka Mahal di Tengah Rencana Ekspor Singkong, Begini Penjelasan Mentan Amran
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.