Taskya Namya bicara soal adegan pemerkosaan dalam film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih menjadi berita populer pada Kamis (29/10).
Mangaka "Ashita no Joe", Tetsuya Chiba, meninggal dunia di usia 87 tahun juga menjadi sorotan. Berikut 5 berita populer sepanjang hari kemarin.
Taskya Namya soal Adegan Pemerkosaan dalam Film Rambut Sewu: Satu Langkah GetihAktris Taskya Namya membagikan pengalaman berat saat membintangi film horor terbaru, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih. Dalam film ini, Taskya memerankan Marni, perempuan yang menyimpan masa lalu kelam dan tragis.
Taskya mengaku sangat antusias karena proyek ini mempertemukannya dengan sahabat lamanya, Wavi Zihan. Namun, di balik kegembiraan, Taskya harus menghadapi adegan yang sangat berat secara mental. Ia melakoni adegan pemerkosaan yang membuatnya sesak luar biasa di lokasi syuting.
Beban adegan tersebut bahkan sempat membuatnya menangis histeris hingga syuting selesai. Ia sampai membutuhkan orang terdekat untuk menenangkan diri. Taskya merasa sangat terbantu dan terlindungi berkat kehadiran Runny Rudiyanti, Intimacy Coordinator, di lokasi syuting.
Jennifer Lawrence Kembali Perankan Katniss di 'The Hunger Games: Sunrise on the Reaping'Jennifer Lawrence mengonfirmasi kalau dirinya terlibat dalam film 'The Hunger Games: Sunrise on the Reaping'. Dalam waralaba The Hunger Games itu, Lawrence akan kembali memerankan karakter Katniss Everdeen.
Dilansir The Hollywood Reporter, Jennifer Lawrence juga mengungkapkan bahwa ia bereuni dengan lawan mainnya di The Hunger Games terdahulu, Josh Hutcherson dan Woody Harrelson. Keterlibatan mereka sebelumnya memang sudah lama diperkirakan.
Lawrence mengaku sangat antusias bisa kembali ke waralaba tersebut. Apalagi dia melihat bahwa proyek tersebut masih banyak melibatkan kru yang sama.
'The Hunger Games: Sunrise on the Reaping' merupakan prekuel yang berlatar 24 tahun sebelum film orisinalnya. Ceritanya mengikuti sosok Haymitch Abernathy yang saat itu berusia 16 tahun saat berkompetisi dalam The Hunger Games ke-50.
Pesan Emosional Pemain Laut Bercerita untuk Karakternya Masing-MasingPara pemain film Laut Bercerita membagikan cerita tentang karakter yang mereka perankan dalam sesi eksklusif bersama tim kumparan di Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Reza Rahadian, Dewa Dayana, Ben Nugroho, dan Kevin Julio memberikan pesan mendalam dan emosional.
Reza Rahadian memberikan pesan kepada karakter yang ia perankan yaitu Laut agar suara serta kisahnya bisa menyebar lebih luas. "Saya ingin katakan pada Laut, mudah-mudahan suara Laut menyebar seluas lautan," ungkap Reza.
Sementara itu, Dewa Dayana yang memerankan Sunu memberikan pesan mengenai beban hidup dan latar belakang yang harus dihadapi oleh Sunu.
"Mungkin aku bilang Sunu, nggak semua harus kamu selesaikan sendiri, ataupun background keluargamu, ataupun sejarah kelam yang benar-benar menghantui kamu," ucap Dewa.
Suasana semakin emosional ketika Ben Nugroho yang memerankan Alex membagikan pesannya tentang proses penyembuhan dari sebuah kehilangan.
"Dari saya untuk Alex, mungkin take your time. Kehilangan itu berat dan trauma itu butuh waktu untuk healing, jadinya focus on yourself first," kata Ben.
Zee Asadel Akting Bareng Sherina Munaf di Filosofi Teras: Kayak Kakak SendiriAktris Zee Asadel didapuk memerankan karakter Runi dalam film drama keluarga terbaru bertajuk Filosofi Teras. Jadi anak bungsu di dalam cerita, Zee mengaku membangun chemistry yang sangat hangat dengan lawan mainnya, Sherina Munaf, yang berperan sebagai sang kakak, Nea.
Menariknya, Zee Asadel mengaku mengenal Sherina bukan dari Petualangan Sherina, melainkan lewat sang ibu. "Tahun 2000 saat film itu, aku belum lahir. Tapi mama aku waktu kecil sering banget masang film itu karena mama yang suka. Jadi pas ketemu sekarang, aku baru sadar ini orang yang dulu mamaku suruh tonton," ujar Zee.
Tantangan terbesar justru datang dari posisi keluarga. Di kehidupan nyata, Zee anak tengah, sehingga ia harus mengubah sudut pandangnya saat masuk ke set syuting.
Mangaka "Ashita no Joe", Tetsuya Chiba, Meninggal Dunia di Usia 87 TahunMaestro mangaka, Tetsuya Chiba, tutup usia di umur 87 tahun karena sindrom mielodisplastik, sejenis kanker yang menyerang sel darah di sumsum tulang. Chiba sempat dirawat di rumah sakit di Tokyo sebelum akhirnya meninggal dunia pada 22 Oktober 2026 lalu.
Kabar ini diungkapkan penerbit Kodansha melalui akun media sosial resminya. Karena masalah kesehatannya, sejak 25 September 2026 lalu, Chiba menghentikan sementara produksi manga "Hinemosu Notari Nikki". Ini adalah manga esai pendek autobigrafi yang terbit di Big Comic sejak Desember 2015.
Pada Januari 2022 lalu Chiba sempat menjalani operasi jantung untuk memasang stent di arteri koronernya setelah mengeluh tidak enak badan sejak musim panas 2021. Dalam unggahan blognya di Ameba, di tahun 2024 Chiba juga menjalani operasi mata. Chiba juga sempat menjalani perawatan tumor di tenggorokan.





