JAKARTA, DISWAY.ID - Pengembangan jaringan LRT Jakarta akan berlanjut hingga kawasan Dukuh Atas pada 2027.
Perluasan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat integrasi transportasi publik, tetapi juga meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat di Ibu Kota.
Direktur Proyek LRT Jakarta Ramdani Akbar menjelaskan, saat ini layanan LRT Jakarta telah beroperasi dari Kelapa Gading hingga Manggarai.
BACA JUGA:Pramono Apresiasi Pasukan Oranye, Sampah Sisa Demo di Jakarta Bersih dalam 1 Jam
Selanjutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menugaskan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk meneruskan pembangunan jalur menuju Dukuh Atas.
“Jadi pada saat ini, LRT Jakarta itu baru sampai Manggarai yang sebelumnya, nanti di tahun 2027 kita lanjut lanjut lagi sekitar 2 km sampai dukuh atas,” kata Ramdani dalam diskusi publik LRT Jakarta dan Masa Depan Kawasan, Bagaimana Manfaat untuk Warga? di Jakarta Selatan pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Tak hanya menuju Dukuh Atas, pengembangan jaringan LRT Jakarta juga diproyeksikan menjangkau Jakarta International Stadium (JIS) dan Halim.
Rencana tersebut menjadi bagian dari peta jalan (roadmap) pengembangan jaringan LRT Jakarta untuk jangka panjang.
Ramdani menuturkan, pengembangan LRT juga diarahkan untuk mendukung kawasan berorientasi transit atau transit-oriented development (TOD).
Konsep tersebut mengintegrasikan layanan transportasi publik dengan berbagai pusat kegiatan masyarakat.
Beberapa kawasan yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dengan konsep TOD di antaranya Manggarai, Pulo Mas, JIS, dan Kelapa Gading.
Ia berharap pengembangan jaringan LRT dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.
“Saya berharap agar masyarakat semakin tertarik dengan menggunakan public transport LRT kemudian juga kita harus yakin bahwa Pemprov DKI sangat memikirkan warganya gitu ya dengan pengembangan LRT Jakarta, MRT dan transportasi lain begitu juga menambahkan layanan gratisnya buat warga DKI,” ujarnya.
BACA JUGA:Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo 28 Oktober 2026
Sementara itu, Tenaga Ahli Gubernur DKI Jakarta Aris Setiawan Yodi menyampaikan bahwa pengembangan transportasi publik di Jakarta juga dibarengi dengan sejumlah kebijakan untuk meringankan beban masyarakat.
- 1
- 2
- 3
- »





