Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, negaranya ingin memperbaiki hubungan dengan negara-negara Eropa. Dia mengakui konflik tidak akan menciptakan pemenang.
Komentar Putin itu disampaikan dalam pembicaraan teleponnya dengan pemimpin Norwegia dan Finlandia.
Kepada mereka Putin mengatakan Rusia adalah negara yang siap siaga atas potensi perang di Eropa. Namun, Rusia juga negara yang tak ingin meletusnya perang.
"Kami mendukung semua langkah, kami mendukung semua tindakan untuk memulihkan secara penuh dan lengkap hubungan kami dengan negara-negara di Eropa," kata Putin kepada jurnalis di Rusia, Kamis (29/10), seperti dikutip dari Reuters.
Putin kemudian membela keputusan Presiden Finlandia Alexander Stubb dan PM Norwegia Jonas Gahr Stoere yang berinisiatif menghubunginya, kendati menuai kritik negara Eropa lainnya. Menurut Putin langkah kedua pemimpin itu adalah hak mereka.
Putin lalu menyinggung perihal potensi hambatan pelayaran di Laut Baltik akibat hubungan Rusia yang tak harmonis dengan Eropa. Ia menginginkan agar tak ada hambatan komunikasi pada jalur pelayaran Laut Baltik.
Pemimpin Rusia itu khawatir hambatan komunikasi di perairan tersebut bakal memicu situasi serupa dengan yang terjadi di Selat Hormuz akibat pecahnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran pada bulan Februari.
"Apakah ada pihak yang menginginkan situasi di Laut Baltik sama seperti di Teluk atau Selat Hormuz?" ujar Putin. "
Saya tidak tahu. Kami tidak menginginkan hal itu, tetapi kami akan merespons setiap tantangan yang muncul," tegas Putin.





