KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

KPK menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Dedi merupakan pegawai di lingkungan DJBC yang diduga menerima uang dari bos PT Blueray Cargo Group, John Field.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Dedi telah ditetapkan sebagai tersangka sejak September 2026.

Penetapan itu merupakan bagian dari pengembangan penyidikan perkara yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Februari 2026.

“Sdr. AD, yang merupakan pegawai pada Ditjen Bea dan Cukai, juga telah ditetapkan sebagai tersangka per September 2026,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (30/10).

Dedi juga telah berstatus tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi yang ditangani Kortastipidkor Polri sejak Agustus 2026.

Dengan penetapan tersebut, KPK kini telah menjerat total sembilan orang sebagai tersangka dalam perkara yang bermula dari OTT kasus Bea Cukai.

Tiga petinggi PT Blueray Cargo, yakni John Field, Deddy Kurniawan Sukolo, dan Andri, telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Sementara itu, perkara tiga mantan pejabat Bea Cukai yang menjadi penerima suap masih bergulir di pengadilan. Mereka adalah mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Rizal, mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Ditjen Bea Cukai Sisprian Subiaksono, dan mantan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Orlando Hamonangan Sianipar.

Kemudian, Budiman Bayu Prasojo selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC masih menjalani pemeriksaan saksi. Sementara itu, Gatot Heroe selaku Kepala Pengawasan dan Pelayanan Ditjen Bea Cukai Wilayah Kediri masih menjalani proses hukum di KPK.

Kasus ini bermula dari dugaan suap yang dilakukan PT Blueray Cargo kepada sejumlah oknum Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) agar barang impor milik perusahaan tersebut lolos dari pengawasan kepabeanan.

Dalam persidangan terungkap, total uang yang diduga diberikan PT Blueray Cargo mencapai sekitar Rp 91 miliar dan mengalir kepada sejumlah pejabat Bea Cukai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Potensi Hujan Meningkat di Tengah Kondisi Panas-Kering Awal November 2026
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
BMKG Petakan Potensi Awan Cumulonimbus 30 Oktober-5 November 2026, Papua Masuk Kategori FRQ
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Persaingan Perebutan Gelar Juara Dunia Memanas! Marc Marquez Hadapi Tekanan dari Duo Aprilia
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Sempat Diamankan Polisi saat Bentrok di DPRD DIY, 34 Orang Kini Kembali ke Rumah
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Moeldoko Sebut Salah Satu Manfaat Punya EV: Biaya BPJS Berkurang
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.