MPMX Raup Laba Bersih Rp593 Miliar hingga Kuartal III-2026, Tumbuh 23 Persen

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp539 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2026.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp539 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp539 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Angka tersebut tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY), didukung perbaikan margin di sejumlah segmen usaha.

Di tengah peningkatan laba, pendapatan bersih perseroan relatif stabil sebesar Rp11,98 triliun, atau turun tipis 0,2 persen secara tahunan. Sementara itu, laba kotor meningkat 8 persen menjadi Rp1,095 triliun dan laba usaha tumbuh 19 persen menjadi Rp585 miliar.

Baca Juga:
Mitra Pinasthika (MPMX) Raup Laba Rp336 Miliar, Naik 23 Persen di Semester I-2026

Group Chief Financial Officer MPMX, Beatrice Kartika mengatakan, perseroan mampu menjaga stabilitas pendapatan sekaligus meningkatkan profitabilitas. Perbaikan margin pada bisnis distribusi dan ritel serta transportasi, ditambah penyusutan rugi bersih bisnis pembiayaan, turut mendukung kinerja grup.

"Kinerja sembilan bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa perseroan mampu menjaga pendapatan tetap stabil sekaligus meningkatkan profitabilitas," kata Beatrice dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga:
MPMX Alihkan Seluruh 123,85 Juta Saham Hasil Buyback Sesuai POJK

Peningkatan profitabilitas juga tercermin dari kenaikan sejumlah rasio margin. Margin laba kotor meningkat menjadi 9,1 persen dari 8,5 persen, margin laba usaha naik menjadi 4,9 persen dari 4,1 persen, sedangkan margin laba bersih mencapai 4,5 persen dari 3,7 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi segmen, bisnis distribusi dan ritel membukukan pendapatan bersih Rp11,31 triliun, naik tipis 0,2 persen secara tahunan. Laba kotor segmen ini tumbuh 9 persen menjadi Rp987 miliar, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 8,7 persen dari 8,0 persen.

Pada bisnis distribusi, pendapatan penjualan sepeda motor MPMulia turun 1 persen menjadi Rp9,41 triliun. Namun, pendapatan dari penjualan suku cadang meningkat 7 persen menjadi Rp1,14 triliun, sehingga membantu menopang kinerja segmen.

Sementara itu, bisnis ritel MPMMotor mencatatkan pertumbuhan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 8 persen menjadi Rp2,58 triliun. Pendapatan layanan purna jual juga meningkat 9 persen menjadi Rp79 miliar.

Beatrice mengatakan, pertumbuhan bisnis ritel dan layanan purna jual membantu mengimbangi perlambatan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi. Perseroan juga akan menjaga disiplin biaya dan kualitas aset untuk mempertahankan kinerja.

"Ke depan, kami akan tetap berfokus pada pengelolaan biaya yang disiplin, kualitas aset, dan optimalisasi bauran bisnis untuk menjaga kinerja Perseroan secara berkelanjutan," ujar dia.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Begini Gambaran Kehidupan Masa Depan Robotika ala AiMOGA
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
FULL! Pernyataan Jokowi, Evaluasi Pemerintahan hingga Siap Hadir di Sidang Perkara Ijazah
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Sopir Taksi Online di Tangerang Dibegal, Mobil Raib dan Kepala Dibacok
• 22 jam laludetik.com
thumb
Laba Bersih Samator Indo Gas Melonjak 79 Persen Jadi Rp114,3 Miliar hingga September 2026
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Beri Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026: Terima Kasih Mengharumkan Nama RI
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.