Komisi 8 persen tekan laba Gojek, GoTo cetak laba bersih di kuartal 3

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Batas komisi 8 persen pada GoRide menekan laba bisnis mobilitas Gojek pada kuartal III-2026.

Dalam paparan kinerja pada 29 Oktober, GoTo melaporkan EBITDA yang disesuaikan Mobility turun 16 persen secara tahunan menjadi Rp159 miliar pada kuartal III-2026.

Secara kuartalan, penurunannya lebih dalam, yakni 45%, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya ketika batas komisi 8% belum berlaku.

Manajemen menyebut dampak batas komisi terhadap GoRide mencapai Rp150 miliar pada kuartal III, sejalan dengan perkiraan dampak sebesar Rp300 miliar hingga akhir tahun yang disampaikan pada kuartal sebelumnya.

Tekanan paling terlihat pada Juli, ketika EBITDA yang disesuaikan GoRide berbalik negatif. Margin EBITDA yang disesuaikan Mobility terhadap nilai transaksi bruto atau GTV turun 50 basis poin secara tahunan menjadi 2,5%.

Baca juga: GoTo rilis LLM lokal 27 miliar parameter, perkuat ekosistem AI

GTV Mobility relatif tidak berubah dibandingkan dengan setahun sebelumnya, yakni sebesar Rp6,3 triliun. Namun, pendapatan bersih turun 5% menjadi Rp757 miliar, mencerminkan tekanan terhadap pendapatan meski nilai transaksi tetap stabil.

Segmen on-demand services atau ODS, yang mencakup bisnis transportasi dan pengantaran Gojek, membukukan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp347 miliar, turun sekitar 25% dari kuartal sebelumnya.

Di tingkat grup, pertumbuhan bisnis fintech membantu mengimbangi tekanan pada bisnis Mobility. EBITDA yang disesuaikan fintech mencapai Rp550 miliar, meningkat dari Rp481 miliar pada kuartal II.

GoTo membukukan laba bersih Rp441 miliar, berbalik dari rugi Rp255 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil ini menandai pencapaian laba bersih grup selama tiga kuartal berturut-turut.

GoTo juga menaikkan target EBITDA yang disesuaikan grup untuk setahun penuh menjadi Rp3,5–3,7 triliun dari Rp3,2–3,4 triliun. Sementara itu, target ODS berada pada Rp1,4–1,6 triliun, masih di bawah target awal tahun sebesar Rp1,7–1,8 triliun, mencerminkan tekanan yang masih dihadapi bisnis tersebut.

Baca juga: Gojek dukung Peraturan Presiden No 27 Tahun 2026

Baca juga: Gojek dan YGMP bantu mitra driver terdampak bencana

Baca juga: GoTo pastikan kinerja keuangan positif dan tinjauan MSCI murni teknis


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Hujan Lebat, Menkes Sebut Jumlah Daerah dengan ISPU Hitam Tersisa 14 dari 50 Kabupaten/Kota
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Lengkap Kapolda di Pulau Kalimantan setelah Mutasi Polri 10 Oktober 2026
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Reaksi Wardatina Mawa saat Putranya Dapat Kado dari Inara Rusli
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Silatnas BEM PTMA di UMS: 166 Mahasiswa Muhammadiyah Tukar Gagasan
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Harga Emas Galeri24 Hari Ini Jumat 30 Oktober 2026, 1 Gram Rp2.499.000
• 7 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.