Eks Pejabat Bea Cukai Akui Ceroboh, Minta Vonis Ringan Kasus Suap-Gratifikasi

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Mantan Kasubdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Sisprian Subiaksono, meminta divonis ringan dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi. Meski begitu, Sisprian memahami adanya konsekuensi hukum yang harus diterimanya.

"Oleh karena itu, jika Yang Mulia Majelis Hakim berkenan, saya memohon agar diberikan hukuman pidana penjara dan pidana denda dan pembayaran uang pengganti seringan-ringannya atau serendah-rendahnya, demikian dengan subsider atas pengganti hukuman denda," kata Sisprian Subiaksono saat membacakan pleidoi pribadinya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2026).

Sisprian mengaku baru mengetahui adanya pemberian uang yang ditujukan kepadanya dari Blueray Cargo sebesar Rp 1 miliar per bulan berdasarkan laporan dari Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan sekitar September 2026. Sisprian mengatakan bos Blueray, John Field, tidak pernah menyampaikan pemberian tersebut langsung kepadanya.

Sisprian menegaskan tak pernah menerima uang tersebut. Sisprian mengaku sangat menyesal dan ingin memutar mesin waktu untuk langsung menolak laporan pemberian uang tersebut.

"Kenyataannya saya memang tidak pernah menerima uang-uang tersebut, karena selama ini saya sendiri yang menekankan kepada seluruh jajaran untuk memastikan bahwa hanya uang yang bisa dipertanggungjawabkan di DIPA sajalah yang boleh disimpan dan dikelola di kantor, sebagaimana keterangan yang telah saya sampaikan pada persidangan ini," kata Sisprian.

Baca juga: Rizal Terdakwa Kasus Bea Cukai Bantah Terima Rp 14 M dari Bos Kargo

"Saya sangat menyesal tidak menolak secara tegas pemberian yang dilaporkan oleh Saudara Orlando Hamonangan Sianipar tersebut Ingin rasanya memutar mesin waktu dan merubah sikap saya pada saat itu," imbuhnya.

Sisprian mengaku saat itu bingung, terkejut dan berpikir jika uang itu dikembalikan ke Blueray maka akan digunakan untuk memperkuat jaringan Blueray dengan musuh-musuh Bea Cukai. Sisprian lalu meminta Orlando menyimpan uang tersebut.

"Akhirnya saya minta Saudara Orlando untuk menyimpannya, siapa tahu suatu saat ada kebutuhan operasi yang besar bisa digunakan dana tersebut. Tidak ada sedikit pun terbesit keinginan untuk menguasai uang tersebut," ujarnya.

Sisprian juga mengaku tak pernah memerintahkan Orlando atau Fillar Marindra untuk membocorkan data apa pun ke Blueray. Sisprian menegaskan tak pernah meminta Orlando meminta uang ke Blueray.

"Bahwa saya menegaskan kembali, tidak pernah menginisiasi, menyuruh, atau memerintahkan Saudara Orlando Hamonangan Sianipar untuk meminta sejumlah uang kepada pihak Blueray atau John Field. Demikian juga saya tidak pernah memberikan instruksi, baik kepada Saudara Orlando Hamonangan Sianipar maupun Saudara Fillar Marindra, untuk menyerahkan data apa pun kepada pihak Blueray," ujarnya.




(mib/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bakal Diresmikan Prabowo, Pabrik Baterai CATL-Antam Sudah Mulai Produksi
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kremlin: Perundingan Damai Rusia-Ukraina Bergantung pada Situasi Timur Tengah
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wamendagri Bicara Penguatan Tata Kelola Pemda untuk Cegah Korupsi
• 21 jam laludetik.com
thumb
Berburu Koleksi Favorit di RiaMiranda Archive Sale 2026, Ada Promo Spesial BRI!
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Medco Buka Suara soal Pemangkasan Pasokan Gas ke Singapura
• 20 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.