Prabowo: Jangan Ulangi Kesalahan Pendahulu Kita, Kita Belajar dari Kekurangannya

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan generasi muda agar tidak mengulangi kesalahan para pendahulu bangsa. Ia meminta para pemuda mempelajari sejarah agar dapat mengambil pelajaran dari pengalaman masa lalu.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10).

"Jangan kita ulangi kesalahan-kesalahan pendahulu-pendahulu kita. Pendahulu kita banyak kecemerlangan, tapi kita belajar dari kekurangannya," kata Prabowo dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Presiden.

Prabowo menjelaskan, kemajuan teknologi tidak menghilangkan pentingnya memahami sejarah dan sifat dasar manusia.

Ia mencontohkan pengalaman pahit Indonesia saat dijajah akibat lemahnya persatuan di antara sesama anak bangsa. Karena itu, ia meminta generasi muda mengambil pelajaran dari politik pecah belah yang pernah diterapkan penjajah agar kesalahan serupa tidak terulang.

"Mereka yang malas belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah. Ini pelajaran ribuan tahun," ujar dia.

Prabowo juga mengingatkan adanya berbagai paham yang berpotensi mengancam persatuan jika mengutamakan kepentingan kelompok di atas kepentingan bangsa.

Meski demikian, ia optimistis Indonesia memiliki kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan.

"Jadi percayalah kekuatan NKRI besar. Kita waspada sekarang dan kita akan atasi semua masalah itu dengan baik," tuturnya.

Pendidikan jadi kunci

Prabowo menegaskan pendidikan memiliki peran fundamental dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa untuk membangun negara yang merdeka dan berkeadilan.

“Kunci daripada keberhasilan nation building adalah pendidikan. Pendidikan dari sangat awal, pendidikan dari sebelum lahir, pendidikan orang tua, pendidikan usia dini, pendidikan taman kanak-kanak, pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah, pertama, sekolah lanjutan, dan seterusnya,” ujar Prabowo.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan mengelola sumber daya bangsa secara bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan pendidikan yang berkualitas.

Menurut Prabowo, investasi besar di sektor pendidikan harus ditopang pengelolaan kekayaan negara yang bersih dari korupsi, penyelewengan, dan penyalahgunaan wewenang.

“Kita butuh pendidikan yang baik, tapi kita butuh investasi yang besar, kita butuh dana yang besar. Karena itu sumber daya bangsa harus diamankan, sumber daya bangsa harus dijaga. Sumber daya bangsa tidak boleh dicuri, tidak boleh diselewengkan, tidak boleh dikorupsi. Korupsi, penyelewengan, penyalahgunaan wewenang, sesungguhnya adalah awal kehancuran bangsa,” tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komentar Ria Ricis Usai Aisar Khaled Dirumorkan Menghamili Perempuan
• 18 jam lalucumicumi.com
thumb
Pramono Bakal Berangkatkan 10 Lurah Studi Banding Ke Luar Negeri
• 5 jam laludetik.com
thumb
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Keamanan Pangan Dapur MBG Penting Lindungi Anak
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Andre Rosiade Turun Tangan, Gadis yang 10 Tahun Koma Akhirnya Dibawa ke RSUP M Djamil Padang
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
BCA Buka Suara soal Rumor Merger dengan DBS, Tegaskan Kabar Itu Tidak Benar
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.