Lepas Tak Mau Mobil Listriknya Cuma Terlihat Canggih

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Persaingan mobil listrik tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan kemampuan kendaraan. Desain dan gaya hidup juga menjadi bagian dari pendekatan produsen untuk membangun identitas merek dan menjangkau konsumen.

Pendekatan tersebut terlihat dari langkah Lepas, merek di bawah Chery Group, yang berpartisipasi dalam Jakarta Fashion Week 2027 bersama label fesyen Danjyo Hiyoji dan Othman.

Baca Juga :
Baterai untuk Mobil Listrik dan Pusat Data Bakal Diproduksi di Indonesia
Terpopuler: Honda Vario vs Burgman Street, Target Baru Mobil Listrik, dan SUV Rp200 Jutaan

Kolaborasi ini mempertemukan perspektif desain otomotif dengan industri kreatif. Lepas membawa konsep Leopard Aesthetics, yang memadukan karakter kuat dengan sentuhan elegan sebagai bagian dari identitas mereknya.

Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, mengatakan partisipasi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan perspektif desain otomotif kepada audiens yang lebih luas.

"Melalui Jakarta Fashion Week 2027, kami mendapat kesempatan untuk membawa perspektif otomotif Lepas ke ruang kreatif yang berbeda dan melihat bagaimana desain dapat menjadi medium ekspresi dalam dunia fashion," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Jumat 30 Oktober 2026.

Desain dan Teknologi Kendaraan

Di Indonesia, Lepas menghadirkan dua model dengan teknologi elektrifikasi, yakni Lepas L8 PHEV dan Lepas E4 EV. Keduanya menawarkan pendekatan sistem penggerak yang berbeda.

Lepas L8 PHEV menggunakan teknologi plug-in hybrid electric vehicle yang memadukan motor listrik dengan mesin pembakaran internal. Sementara itu, Lepas E4 EV merupakan kendaraan listrik berbasis baterai.

Perbedaan teknologi tersebut memberikan pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan mobilitas yang beragam. Namun, keputusan membeli mobil listrik juga dipengaruhi faktor lain, seperti harga, jarak tempuh, ketersediaan fasilitas pengisian daya, dan biaya kepemilikan.

Lepas turut memamerkan kedua model tersebut di Pondok Indah Mall 3, Jakarta, pada 26 Oktober hingga 1 November 2026.

Selain kendaraan, perusahaan menghadirkan AiMOGA Argos melalui konsep "Car-Robot in Synergy, Scenarios in Energy". Kehadiran robotika ini menambah unsur teknologi dalam kegiatan yang mempertemukan otomotif dan industri kreatif.

Langkah tersebut memperlihatkan bagaimana produsen otomotif dapat memperkenalkan identitas merek melalui berbagai platform. Meski demikian, desain dan pengalaman visual tetap perlu didukung kemampuan produk, harga yang kompetitif, serta kemudahan penggunaan agar relevan dengan kebutuhan konsumen sehari-hari.

Baca Juga :
Pemerintah Tak Mau Mobil Listrik Cuma Jadi Barang Impor, Ini Target Barunya
Polisi Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Mobil Listrik di Blok M, Ternyata Driver Ojol Ketiduran karena Kelelahan
Kondisi Terkini Pengemudi Ojol yang Terlindas Mobil Listrik

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Spanyol Tetapkan Masa Berkabung 3 Hari Usai Kecelakaan Kereta Tewaskan 68 Orang
• 20 jam laluokezone.com
thumb
AMMAN (AMMN) Cetak Laba Bersih Rp15,8 Triliun, Balik Rugi Jadi Untung
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Kapolri-Mendes Perkuat Pemberantasan Narkoba hingga Tekan Gangguan Kantibmas di Desa
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kemendagri Dorong Transformasi Penilaian Kinerja ASN dalam Kebijakan TPP
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Berita Populer: Kejelasan Prosedur Angkut EV di Kapal; Detail Fitur Chery Q Terbaru
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.