JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid terus memantau kemungkinan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tabrakan kereta cepat di Spanyol.
Hingga informasi terbaru disampaikan, Jumat (30/10/2026), belum terdapat informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI menyampaikan KBRI Madrid telah berkoordinasi dengan otoritas perkeretaapian Spanyol, Adif, untuk memperoleh informasi mengenai kemungkinan adanya WNI yang terdampak.
Baca Juga: Tabrakan Kereta Cepat Tewaskan 68 Orang, Spanyol Tetapkan 3 Hari Berkabung
KBRI Madrid juga telah menyampaikan duka cita kepada pemerintah setempat melalui otoritas tersebut, sekaligus meminta informasi terkait korban berkewarganegaraan Indonesia.
"Hingga saat ini belum terdapat update informasi WNI yang menjadi korban," bunyi pernyataan Kemlu RI.
ADIF Masih Identifikasi Korban Berbagai KewarganegaraanMenurut keterangan Direktorat PWNI Kemlu RI, Adif, menyampaikan proses identifikasi korban dari berbagai kewarganegaraan masih berlangsung.
Identifikasi tersebut dilakukan dengan menggunakan NIE atau nomor identitas bagi warga asing yang tinggal di Spanyol.
Adif selanjutnya akan meneruskan dan mengoordinasikan perkembangan informasi melalui Kementerian Luar Negeri Spanyol.
Untuk mempermudah koordinasi, KBRI Madrid juga telah memberikan nomor hotline dan alamat email kepada Adif apabila ditemukan WNI yang menjadi korban kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Keamanan Transportasi Spanyol Disorot Setelah Kecelakaan Kereta Tewaskan 69 Orang
KBRI Madrid Terus Pantau PerkembanganKBRI Madrid berharap tidak ada WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan kereta cepat tersebut.
Perwakilan Indonesia di Spanyol juga akan terus memantau perkembangan informasi dari otoritas setempat guna memperoleh kepastian mengenai kemungkinan adanya WNI yang terdampak.
"KBRI Madrid berharap kiranya tidak ada WNI yang menjadi korban kejadian tersebut, serta terus memantau perkembangan dari otoritas setempat," demikian pernyataan tersebut.
Sebelumnya, tabrakan dua kereta cepat terjadi di Provinsi Toledo, Spanyol, pada Rabu (28/10/2026).
Kecelakaan melibatkan kereta yang dioperasikan perusahaan negara Renfe dan operator swasta Iryo.
Berdasarkan laporan Associated Press (AP) pada Jumat, sedikitnya 69 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Otoritas Spanyol masih melakukan proses identifikasi korban dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Baca Juga: Lebih dari 60 Orang Dilaporkan Hilang Usai Tabrakan Kereta di Spanyol
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- Kemlu RI
- WNI korban kecelakaan Spanyol
- KBRI Madrid
- tabrakan kereta Spanyol
- ADIF
- kecelakaan kereta cepat





