AS Kerahkan 10 Pesawat ke Israel, Isu Serangan Iran Menguat

celebesmedia.id
3 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar  — Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengirimkan 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Negev selatan, di tengah persiapan menghadapi kemungkinan eskalasi konflik dan serangan terhadap Iran.

Berdasarkan laporan media yang dikutip dari Anadolu, Jumat (30/10), pesawat-pesawat militer tersebut mendarat di Pangkalan Udara Ovda dan Nevatim. Selain itu, sejumlah pesawat AS lainnya juga dikerahkan ke pangkalan militer di Yordania, Arab Saudi, dan Qatar.

Rangkaian pesawat pengangkut itu diberangkatkan langsung dari Fort Bliss di Texas, salah satu pusat pertahanan udara terbesar milik militer AS yang memiliki fasilitas rudal pencegat serta sistem pertahanan udara strategis.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah AS belum memberikan konfirmasi resmi terkait pengerahan armada tersebut. Laporan juga belum merinci muatan pesawat maupun kepastian apakah Washington benar-benar akan melancarkan agresi militer ke Iran.

Kendati demikian, seorang pejabat Israel mengeklaim bahwa negaranya bersama Washington tengah melakukan koordinasi intensif terkait persiapan militer ini.

"Israel dan Amerika Serikat berkoordinasi erat, dan meskipun belum ada keputusan mengenai hal tersebut, Amerika dan Israel bersiap menghadapi keputusan apa pun yang dibuat Presiden Donald Trump," ujar pejabat tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai bentuk maupun jadwal pasti dari keputusan yang mungkin akan diambil oleh Gedung Putih.

Sebelumnya, pada awal pekan ini, Washington telah melayangkan peringatan kepada sejumlah negara di kawasan Teluk ihwal potensi dilakukannya operasi militer dalam skala singkat dan terbatas terhadap Iran.

Sebagai langkah antisipasi, militer AS turut memindahkan satu unit sistem pertahanan rudal Patriot asal Texas demi memperkuat sistem pertahanan udara di kawasan Teluk. Seluruh personel pasukan AS yang bertempat di sejumlah pangkalan regional juga diinstruksikan untuk segera meninggalkan lokasi sebagai langkah pencegahan menyikapi eskalasi.

Di samping itu, pasukan AS dikabarkan tengah sibuk mengisi ulang persediaan amunisi dan senjata. Satu unit kapal induk tambahan beserta satu kesatuan Korps Marinir dijadwalkan tiba di kawasan Timur Tengah pada November 2026.

Bantuan tambahan tersebut nantinya akan bergabung dengan sekitar 20 kapal perang AS yang sudah lebih dulu beroperasi di perairan Timur Tengah.

Lonjakan aktivitas militer ini terjadi di tengah kekhawatiran global yang kian meningkat terhadap potensi pecahnya konflik terbuka antara AS dan Iran.

Berdasarkan laporan terpisah dari Wall Street Journal pada Kamis (29/10), Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), Jenderal Brad Cooper, telah memaparkan sejumlah opsi strategi serangan terhadap Iran langsung di hadapan Presiden Donald Trump.

Laporan tersebut menilai bahwa pemaparan itu menjadi sinyal kuat bahwa Washington semakin mendekati keputusan untuk menggelar operasi militer skala besar. Walau demikian, belum ada informasi valid apakah Trump telah resmi mengambil keputusan untuk memulai kembali peperangan.

Sebagai pengingat, ketegangan antara kedua negara sempat memuncak setelah AS dan Israel melancarkan serangan militer ke Iran pada 28 Februari 2026. Teheran kemudian membalas serangan tersebut ke wilayah Israel serta sejumlah target strategis AS di kawasan, sebelum akhirnya gencatan senjata disepakati pada April 2026.

Kedua negara sempat meneken nota kesepahaman pada Juni 2026 terkait jaminan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Namun, implementasi kesepakatan itu mandek akibat belum adanya titik temu dalam perselisihan mengenai keamanan jalur perairan vital tersebut.

Sumber: Anadolu/Antara



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BEI Delisting Sritex (SRIL) dan 17 Emiten Lain pada 10 November, Imbau Buyback
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, KLH Ancam Cabut Izin yang Terbukti Melanggar
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Tangkap 112 Tersangka Pencurian, Kasus Curanmor Mendominasi
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ijazah SD-S1 Gibran Dipamerkan di Sidang PTUN
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BSU Cair Sekaligus, Cek Persyaratan Pekerja yang Berhak Menerimanya
• 16 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.