Indofarma (INAF) Angkat Direktur Utama Baru

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

RUPSLB mengangkat Dicky Henria Nugraha sebagai Direktur Utama PT Indofarma (Persero) Tbk.

Indofarma (INAF) Angkat Direktur Utama Baru (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2026 (RUPSLB) memutuskan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, yaitu memberhentikan dengan hormat Sahat Sihombing sebagai Direktur Utama PT Indofarma (Persero) Tbk.

Dalam keterangan pers Jumat (30/10/2026), RUPSLB mengangkat Dicky Henria Nugraha sebagai Direktur Utama PT Indofarma (Persero) Tbk.

Dengan adanya perubahan pengurus Perseroan, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris : Didi Agus Mintadi

Direksi

Direktur Utama: Dicky Henria Nugraha

Direktur Operasional: Andi Prazos

Lebih lanjut Didi menuturkan hingga September 2026, Perseroan berhasil mencatatkan perbaikan kinerja melalui pelaksanaan program restrukturisasi yang terintegrasi dan berorientasi pada keberlanjutan usaha. 

Perbaikan tersebut antara lain tercermin dari penurunan kerugian sebesar 76,7 persen dari Rp334,5 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp77,9 miliar pada 2025.

Memasuki tahun 2026, Perseroan secara konsisten melanjutkan program restrukturisasi dan penguatan fundamental, sehingga hingga September 2026 kinerja Perseroan terus menunjukkan tren perbaikan, khususnya pada indikator keuangan.

Perseroan juga telah memenuhi kewajiban pembayaran kepada kreditur Tipe B dan Tipe C sesuai jumlah dan jadwal yang telah ditetapkan, sebagai wujud komitmen dalam menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

Di tengah proses pemulihan tersebut, kecukupan modal kerja masih menjadi tantangan utama yang terus diupayakan melalui penguatan dukungan Pemegang Saham, optimalisasi kerja sama dengan mitra bisnis, serta pengelolaan arus kas secara prudent. 

Dengan fundamental yang semakin membaik dan pelaksanaan restrukturisasi yang konsisten, Perseroan menargetkan dapat menjaga kesinambungan operasional, mencapai target kinerja tahun 2026, dan secara bertahap membangun momentum menuju pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi Pemegang Saham dan seluruh pemangku kepentingan.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Qatar Bantah Intervensi Pemilu Israel: Tuduhan Konyol!
• 8 jam laludetik.com
thumb
BCA Buka Suara soal Rumor Merger dengan DBS, Tegaskan Kabar Itu Tidak Benar
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Resmi Menjabat Bupati Gowa, Darmawangsyah Fokus Lunasi Utang Daerah dan Gaji ASN
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menperin Sarmuji: Bukan Deindustrialisasi, Sektor Industri Indonesia Justru Tumbuh 5,32 Persen di Atas Ekonomi Nasional
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Warga Ngamuk Hujat Proyek Idiot Bikin Langit Malam Tiba-Tiba Silau
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.