Aksi penusukan terjadi di sekitar kawasan Jembatan Nginden, Kota Surabaya, pada Kamis (29/10) malam. Peristiwa ini dipicu adanya cekcok dua rombongan mobil yang berujung satu orang pelaku menceburkan diri ke Sungai Jagir.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan kejadian ini bermula saat sebuah mobil Toyota Avanza berkendara secara ugal-ugalan.
Kemudian ada mobil Innova Zenix yang berusaha mengejar mobil Avanza tersebut dengan tujuan mengingatkan rombongan mobil yang berisi 4 orang itu agar berhati-hati.
"Tadi malam ketika terjadi gesekan antara dua pengendara mobil yang saling ejek di sekitar jembatan, yang kemudian berlanjut menjadi cekcok dan perkelahian," ujar Luthfie saat dikonfirmasi, Jumat (30/10).
Namun hal tersebut berujung cekcok antara dua rombongann pengendara di sekitar kawasan Jembatan Nginden.
"Karena dinilai membahayakan, pengendara Innova Zenix menegur pengendara Avanza. Namun, karena pengendara Avanza diduga dalam keadaan mabuk, mereka tidak terima dan terjadilah perpecahan," tambahnya.
Saat cekcok itu terjadi, kata Luthfie salah seorang dari rombongan mobil Avanza mengeluarkan pisau dan menusuk korban di pinggir jalan sekitar Jembatan Nginden.
Warga sekitar maupun pengendara yang melintas kemudian berusaha mengejar rombongan mobil Avanza tersebut.
Merasa ketakutan diamuk massa, pelaku penusukan yang bernama Ruben (24) itu lalu melompat menceburkan diri ke Sungai Jagir bawah Jembatan Nginden.
"Setelah menusuk korban dan diamuk massa, pelaku kemudian melarikan diri dengan cara terjun ke Kali Jagir," jelas dia.
Luthfie mengungkapkan, ketika itu arus sungai cenderung cukup deras dengan estimasi kedalaman delapan meter. Ruben yang diduga tidak bisa berenang akhirnya terseret arus sungai dan dilakukan pencarian.
"Kemungkinan besar pelaku tidak bisa berenang. Pencarian telah dilakukan sejak tadi malam hingga pagi hari ini dengan melibatkan gabungan SAR dari Pemkot Pemerintah Kota Surabaya, SAR kita, serta relawan yang bahu-membahu melakukan pencarian," ujar dia.
Saat ini, polisi telah mengamankan sejumlah orang atas peristiwa penusukan itu dan masih dilakukan penyelidikan. Sedangkan, korban penusukan telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan intensif.
"Pelaku yang menceburkan diri tersebut juga melakukan penusukan terhadap korban, sementara beberapa orang lainnya saat ini sedang diperiksa sebagai saksi di Satreskrim Polrestabes Surabaya," ujarnya.
"Sejauh ini, korban dan pelaku merupakan warga Surabaya, sementara untuk kepemilikan senjata tajam masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib," imbuhnya.





