Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya belum mampu menunjukkan ketajamannya saat menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan pekan kedelapan Super League 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (30/10/2026) malam, Bajul Ijo harus mengakhiri babak pertama dengan skor kacamata 0-0.
Sejak awal pertandingan, Persebaya langsung mengambil kendali permainan. Bajul Ijo tersebut tampil menekan dengan membangun serangan dari berbagai sisi untuk membongkar pertahanan Persijap. Namun, rapatnya barisan belakang tim tamu membuat sejumlah peluang tuan rumah belum membuahkan hasil.
Peluang pertama yang cukup menjanjikan hadir pada menit kelima. Miguel Pereira mencoba memanfaatkan kesempatan melalui sundulan, tetapi bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Persebaya tidak mengendurkan tekanan. Pada menit ketujuh, Catur Pamungkas melakukan penetrasi sebelum melepaskan umpan silang ke area pertahanan Persijap. Ancaman kembali datang melalui Yuran Fernandes yang mencoba memanfaatkan situasi bola udara pada menit ke-16.
Selang satu menit, giliran Francisco Rivera yang mendapatkan ruang tembak dari jarak dekat. Sayangnya, upaya pemain tersebut masih berhasil diblok oleh pemain belakang Persijap.
Meski terus berada di bawah tekanan, Persijap bukan tanpa perlawanan. Tim tamu beberapa kali mencoba memanfaatkan celah di pertahanan Persebaya. Reza Arya harus menunjukkan refleks dan konsentrasi tinggi untuk menggagalkan peluang berbahaya pada menit ke-18.
Dua puluh dua menit pertandingan berjalan, Persebaya kembali nyaris membuka keunggulan. Sundulan Yuran Fernandes mengarah tipis di luar gawang Persijap. Peluang tersebut semakin menegaskan dominasi serangan tuan rumah, tetapi belum diikuti penyelesaian akhir yang efektif.
Persijap juga sempat membuat barisan pertahanan Green Force bekerja keras. Pada menit ke-25, Reza Arya kembali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Persebaya tidak kebobolan. Empat menit kemudian, tim asal Jepara itu kembali memperoleh peluang, tetapi tendangan pemainnya masih melebar dari sasaran.
Memasuki menit ke-29, Persebaya berusaha membangun serangan melalui Catur Pamungkas. Umpan yang dilepaskan ke area depan belum mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh Francisco Rivera dan Ricky Pratama.
Intensitas serangan Green Force tetap terjaga hingga mendekati akhir babak pertama. Pada menit ke-35, Alex Martins memperoleh kesempatan emas setelah menerima umpan dari Miguel Pereira. Namun, peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Miguel Pereira kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-37. Kali ini, ia melepaskan tendangan placing untuk mengarahkan bola ke gawang Persijap. Sayangnya, bola masih melebar sehingga upaya tersebut belum mengubah kedudukan.
Tambahan waktu tiga menit pada penghujung babak pertama juga belum mampu dimanfaatkan Persebaya untuk memecah kebuntuan. Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, papan skor Stadion Gelora Bung Tomo tetap menunjukkan angka 0-0. (faw/ian)




