Presiden Prabowo Subianto mengingatkan korupsi dan penyalahgunaan wewenang dapat menjadi awal kehancuran sebuah bangsa. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjaga kekayaan negara dan tidak melakukan penyelewengan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10).
"Korupsi, penyelewengan, penyalahgunaan wewenang. Sesungguhnya adalah awal kehancuran bangsa," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, dirinya ingin membangun Indonesia sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa. Salah satunya adalah mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang sepenuhnya merdeka.
Menurut dia, pendidikan menjadi salah satu kunci untuk mencapai cita-cita tersebut.
"Bernegara, membangun suatu negara, nation building, adalah sebenarnya kunci daripada keberhasilan nation building adalah pendidikan," jelas dia.
Prabowo mencontohkan pendirian SMA Taruna Nusantara sebagai salah satu upaya mencetak calon pemimpin unggul. Namun, ia mengingatkan bahwa kualitas pemimpin tidak cukup diukur dari kecerdasan intelektual.
Menurutnya, pemimpin juga harus memiliki kesehatan fisik, jiwa, dan hati yang baik.
"Pemimpin yang unggul harus diseleksi yang baik. Seleksi yang baik, unggul, tidak unggul hanya otaknya. Unggul badannya. Unggul jiwanya. Unggul hatinya," tutur Prabowo.
Ia menilai orang yang memiliki kecerdasan tinggi tetapi tidak memiliki hati yang baik justru dapat membahayakan masyarakat.
"Saudara-saudara, orang pintar tapi hatinya jahat sangat berbahaya. Yang terjadi adalah penderitaan, ketidakadilan, bencana," sambung dia.





