Perolehan tersebut turun sekitar 14,1 persen dibandingkan Rp7,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
IDXChannel - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp6,1 triliun hingga kuartal III-2026.
Perolehan tersebut turun sekitar 14,1 persen dibandingkan Rp7,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan laba bersih terjadi di tengah pertumbuhan penjualan. Di mana produsen Indomie tersebut mencatatkan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp64,45 triliun, meningkat 15 persen dibandingkan Rp56,27 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.
Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan perseroan mampu mempertahankan kinerja di tengah kondisi global yang fluktuatif dan penuh ketidakpastian.
"Ke depannya, kami akan terus menghadirkan produk-produk yang relevan dan mudah dijangkau, sembari terus mengoptimalkan efisiensi operasional dan mengelola biaya secara disiplin," ujar Anthoni dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (30/10/2026).
Sejalan dengan itu, laba usaha ICBP juga meningkat 7 persen menjadi Rp13,67 triliun dari Rp12,74 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Namun, marjin laba usaha perseroan mengalami penurunan menjadi 21,2 persen dari sebelumnya 22,6 persen. Tekanan terutama berasal dari kenaikan biaya bahan baku, bahan kemasan, dan logistik.
Sementara laba inti atau core profit ICBP tumbuh 5 persen menjadi Rp8,04 triliun hingga September 2026, dibandingkan Rp7,69 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Core profit merupakan indikator kinerja yang mencerminkan hasil operasional perseroan setelah mengecualikan pos-pos nonberulang (non-recurring items) dan selisih kurs.
(DESI ANGRIANI)





