Geger Pabrik Petrokimia Hilang Duit Rp231 M Akibat Penipuan Email

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah perusahaan petrokimia yang berbasis di Singapura sempat kehilangan dana sekitar Rp231,68 miliar akibat penipuan melalui surat elektronik atau business email compromise (BEC). Beruntung, seluruh uang tersebut berhasil dipulihkan setelah kepolisian Singapura bekerja sama dengan kepolisian Kamboja dan bank OCBC.

Melansir Channel News Asia (CNA), Kepolisian Singapura (Singapore Police Force/SPF) mengumumkan pemulihan dana senilai US$12,8 juta atau setara SG$16,4 juta pada Kamis (29/10/2026). Dana itu sebelumnya ditransfer ke rekening bank palsu di Kamboja setelah perusahaan menerima instruksi pembayaran yang telah dimanipulasi pelaku.

Investigasi awal mengungkapkan, pada 1 Oktober perusahaan menerima surel yang seolah-olah berasal dari mitra bisnisnya. Pesan tersebut berisi perubahan instruksi pembayaran yang meminta dana dikirim ke rekening bank baru.


Perusahaan sempat menemukan kejanggalan dalam dokumen pembayaran tersebut. Namun, pelaku kemudian mengirimkan surat otorisasi yang dilengkapi tanda tangan dan stempel perusahaan mitra bisnis, sehingga perubahan instruksi itu terlihat sah. Belakangan, surat tersebut diketahui merupakan dokumen palsu.

Pada 13 Oktober, perusahaan akhirnya mentransfer US$12,8 juta ke rekening tersebut. Penipuan baru terungkap pada Senin ketika mitra bisnis mengonfirmasi belum menerima pembayaran, sehingga perusahaan segera melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Setelah menerima laporan, unit siber SPF berkoordinasi dengan Kepolisian Nasional Kamboja dan OCBC untuk melacak serta mengamankan dana yang telah dipindahkan. Melalui kerja sama tersebut, seluruh uang yang hilang berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada perusahaan.

Kepolisian Singapura mengingatkan dunia usaha agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan melalui surel bisnis. Perusahaan disarankan memverifikasi setiap perubahan rekening atau instruksi pembayaran melalui saluran komunikasi terpisah, mengedukasi karyawan mengenai modus penipuan, serta menggunakan perangkat lunak perlindungan surel.


(tfa/tfa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Perusahaan Sawit Besar RI Bertemu Pejabat Tinggi Singapura

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Masih Butuh Reformasi Pasar untuk Cegah Downgrade MSCI
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Denny Tantang Wapres Gibran-Jokowi Tunjukkan Transkrip Nilai di UTS Insearch
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Putusan MA Menyatakan Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Tidak Sah
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Siap-Siap, Akhir Tahun Ini RI Bisa Dapat Rp817 Triliun dari Proyek Ini
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.