jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - PDI Perjuangan Lampung menyapa generasi muda lewat kegiatan Merah Muda Fest Mabar Padel di sebuah lapangan padel di Kota Bandar Lampung, pada Jumat (30/10).
Ketua dan Sekretaris DPD PDIP Lampung Sri Winarti serta Palgunadi hadir dalam acara yang diikuti 50 pesertavmengenakan kaus bertuliskan Fun Padel Merah Muda Fest.
BACA JUGA: Soal Tindak Lanjut Polemik Ijazah Gibran, Sekjen PKS Bicara Kepada Hasto PDIP
Tampak pula hadir M Guntur Romli, Kepala Tim Komunikasi Politik dan Strategi Media DPP PDI Perjuangan.
PDIP Lampung menggelar acara ini demi menyongsong 100 tahun Sumpah Pemuda dengan tema Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan.
BACA JUGA: Usul Luhut Soal Korupsi Hanya Suap Dikritik, PDIP: Bisa Buka Jalan Penjarahan Uang Negara
Merah Muda Fest sendiri merupakan rangkaian peringatan Sumpah Pemuda yang digelar PDI Perjuangan.
Kepada para anak muda itu, Winarti menyampaikan apresiasi atas kehadiran mereka.
BACA JUGA: Bantah Jokowi, Komarudin PDIP Sebut Skandal Ijazah Gibran Menyangkut Konstitusi
Baginya, padel bukan sekadar olahraga, melainkan ajang menjaga sportivitas bagi semua anak muda.
Menurutnya, sportivitas punya arti yang lebih luas dari sekadar mengakui kekalahan di lapangan.
Dia menyebut nilai itu sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda, yakni kesediaan bertemu, bermain dengan aturan yang sama, dan menghargai lawan.
"Mari kita kuatkan semangat sportivitas kita," kata Winarti, Jumat.
Sementara itu, Guntur menilai padel sebagai olahraga yang tumbuh dari bawah, dari kebiasaan anak muda sendiri, bukan dari program partai.
"Padel ini olahraga yang tumbuh dari anak muda, bukan dari partai. Karena itu kami datang ke sini, untuk bertemu mereka di ruang yang mereka pilih sendiri," kata dia.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang memimpin rombongan DPP ke Lampung, menyampaikan pesan ke anak muda terus belajar.
"Anak muda tidak boleh gagap menghadapi zaman, termasuk zaman olahraga dan gaya hidup baru seperti padel. Partai harus hadir di ruang itu," kata Hasto.
Dis menuturkan tema Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan bukan sekadar slogan yang dipasang di spanduk.
"Slogan itu hidup ketika anak muda dari latar berbeda bertemu di satu lapangan, dengan aturan main yang sama," ujarnya.
Kegiatan di lapangan padel itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan DPD PDI Perjuangan Lampung yang berpuncak pada konsolidasi internal.
Rombongan DPP PDIP yang dipimpin Hasto akan mengisi sesi konsolidasi yang dilakukan secara tertutup.
Hasto dijadwalkan mengisi sesi itu bersama Iman Suhirman, yang merupakan bagian dari tim data internal PDIP. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan




