WOW, Harga MacBook Pro Tembus Rp254 Juta, Kenapa Laptop Apple Bisa Semahal Mobil?

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Harga laptop profesional kini bisa menyamai bahkan melampaui harga sebuah mobil bekas. Perkembangan teknologi komputasi, kebutuhan pengolahan data berukuran besar, hingga penggunaan kecerdasan buatan (AI) membuat produsen perangkat semakin berlomba menghadirkan spesifikasi yang lebih tinggi. 

Namun, peningkatan kemampuan tersebut juga membawa konsekuensi berupa biaya produksi dan harga jual yang semakin mahal.

Di tengah persaingan industri laptop, konsumen kini dihadapkan pada pilihan perangkat dengan kemampuan komputasi yang semakin kompleks. 

Kapasitas RAM, ruang penyimpanan, kecepatan prosesor, serta kualitas layar menjadi faktor penting, terutama bagi pekerja kreatif, pengembang perangkat lunak, dan profesional yang mengandalkan komputer untuk pekerjaan berat.

Fenomena harga perangkat premium ini kembali menjadi perhatian setelah Apple memperkenalkan MacBook Pro generasi terbaru. 

Laptop andalan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut membawa sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran layar sentuh untuk pertama kalinya dalam sejarah lini MacBook Pro. 

Namun, yang paling mengejutkan adalah harga konfigurasi tertingginya yang mencapai sekitar Rp254,6 juta.

Layar Sentuh dan Perubahan Besar pada MacBook Pro

Apple menghadirkan MacBook Pro terbaru dengan teknologi layar PROLED XDR yang mendukung interaksi langsung melalui sentuhan. 

Pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas seperti mengusap layar, memperbesar tampilan dengan gerakan mencubit, hingga memindahkan elemen hanya menggunakan jari.

Perubahan ini menjadi salah satu pembaruan paling signifikan dalam hampir satu dekade perjalanan MacBook Pro. Selama ini, Apple mempertahankan pendekatan laptop konvensional yang mengandalkan kombinasi keyboard, trackpad, dan layar tanpa sentuhan.

Selain teknologi layar, desain bagian depan juga mengalami penyesuaian. Poni yang sebelumnya menjadi ciri khas perangkat digantikan oleh Dynamic Island untuk menampilkan informasi secara dinamis. Bezel dibuat lebih tipis sehingga area tampilan terlihat semakin luas.

Apple juga menghadirkan kembali logo perusahaan yang dapat menyala pada bagian belakang layar ketika laptop digunakan. Fitur tersebut mengingatkan pengguna pada desain sejumlah generasi MacBook terdahulu.

Dari sisi konstruksi, bodi laptop dibuat sedikit lebih tipis dan ringan. Sementara itu, engselnya diperkuat agar tetap stabil ketika pengguna berinteraksi langsung dengan layar sentuh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
[FULL] Analis Bicara Soal Dana Asing Keluar dari Pasar Saham Indonesia, Hampir Rp 100 T!
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Ekspor Batu Bara PTBA Naik 5%, Penjualan Domestik Justru Turun 12%
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Inter dan AC Milan Perkenalkan Desain Stadion Baru
• 20 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Gokil! IMOS 2026 Bakal Lebih Ramai karena Ada 15 Merek Motor
• 8 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.